LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Peristiwa naas terjadi di jalur kereta api Bojonegoro–Surabaya, tepatnya di KM 185+6, turut tanah Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Sabtu (7/11/2026).
Seorang perempuan berusia 39 tahun ditemukan tergeletak di pinggir rel dalam kondisi meninggal dunia. Korban diduga terserempet kereta api yang melintas di jalur tersebut.
Kasihumas Polres Lamongan M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Informasi awal diterima pihak KAI Lamongan setelah menemukan seorang perempuan tergeletak di sekitar jalur rel.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Lamongan Kota. Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan bersama anggota dan petugas Unit Laka Satlantas Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi untuk identivikasi dan evakuasi korban.
“Petugas mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan diduga terserempet kereta api,” jelas M. Hamzaid.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan (RSML) untuk menjalani proses identifikasi oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamongan.
Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial RA, perempuan berusia 39 tahun, warga Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.
Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi dan informasi dari pihak KAI, korban diduga terserempet KA 462 Kommuter Line Jenggala yang melintas sekitar pukul 05.43 WIB
Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti korban berada di sekitar jalur rel hingga akhirnya mengalami peristiwa tersebut.
Pihak keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan penolakan terhadap tindakan autopsi.
“Pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian tersebut,” imbuh M. Hamzaid.
Polres Lamongan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan penanganan, terutama peristiwa yang terjadi di sekitar jalur kereta api.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
