get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Sopir Mengantuk, Truk Colt Diesel Terguling Usai Tabrak Tiang PJU di Lamongan

Kejelian Korban Bantu Polisi Ungkap Sindikat Ganjal ATM Antarprovinsi di Lamongan

Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB
header img
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman bersama jajaran menunjukkan barang bukti. (Foto: M Bangkit)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Kejelian seorang nasabah saat bertransaksi di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjadi kunci keberhasilan Satreskrim Polres Lamongan mengungkap sindikat ganjal ATM yang beroperasi lintas provinsi. Dalam kasus ini, lima pelaku berhasil ditangkap setelah aksi mereka gagal di ATM Bank Jatim yang berada di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan, komplotan tersebut menjalankan aksinya secara terorganisasi dengan pembagian tugas yang jelas. Modus yang digunakan adalah mengganjal slot kartu ATM menggunakan tusuk gigi dan alat pembersih telinga yang telah dimodifikasi.

"Para pelaku menggunakan tusuk gigi dan alat pembersih telinga yang telah dimodifikasi untuk mengganjal lubang kartu pada mesin ATM. Ketika kartu nasabah tersangkut, mereka berpura-pura membantu untuk mengintip nomor PIN korban," ujar AKBP Arif, Rabu (24/6/2026).

Kasus ini terungkap berawal dari peristiwa yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Saat itu, seorang nasabah bernama Ibrahim tengah melakukan transaksi di ATM Bank Jatim yang berada di halaman Dinas Pendidikan Lamongan. Namun sesaat setelah kartu dimasukkan, mesin ATM mendadak mengalami gangguan dan layar tidak berfungsi.

Dalam situasi tersebut, dua orang pelaku berinisial H dan KF mendekati korban dengan dalih memberikan bantuan. Keduanya meminta korban menekan tombol tertentu sambil memasukkan nomor PIN. Merasa ada yang tidak beres, Ibrahim memilih tetap waspada dan sengaja memasukkan nomor PIN yang salah.

Kecurigaan korban semakin kuat ketika para pelaku menyarankannya untuk meninggalkan lokasi dan melapor ke kantor bank terdekat. Alih-alih mengikuti saran tersebut, Ibrahim justru menghubungi rekannya, Ari Perdana, yang bekerja di Bank Jatim Bappenda Lamongan.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut