Survei Seismik Lamturo Dimulai Agustus 2026, 234 Desa di Lamongan Masuk Area Pemetaan Migas
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Survei Seismik 2D Lamongan Tuban Bojonegoro (Lamturo) akan dilaksanakan mulai Agustus 2026 hingga Januari 2027 untuk memetakan potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan survei tersebut mencakup wilayah administrasi di tiga kabupaten, yakni 19 kecamatan dan 234 desa di Kabupaten Lamongan, dua kecamatan di Kabupaten Tuban, serta 16 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Pelaksanaan pekerjaan survei seismik dilakukan oleh PT BGP Indonesia. Tahapan ini menjadi bagian awal dalam rangkaian eksplorasi migas untuk memperoleh data mengenai kondisi bawah permukaan bumi dan potensi cadangan energi yang masih dapat dikembangkan.
Survei seismik dilakukan melalui perekaman gelombang pantul dari lapisan batuan di bawah permukaan. Data yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi keberadaan cadangan minyak dan gas bumi.
Tahapan pelaksanaan survei meliputi perizinan dan sosialisasi, topografi dan penyiapan lintasan, pendataan awal, drilling dan preloading, recording, pendataan akhir, pembayaran kompensasi, hingga pembersihan atau reklamasi lintasan.
Analis Senior Departemen Operasi SKK Migas Jabanusa Misbachul Munir menjelaskan, survei seismik merupakan salah satu tahapan penting dalam proses eksplorasi migas.
“Eksplorasi itu merupakan kegiatan fase awal. Sekuensnya dimulai dari seismik, kemudian pengolahan data, pengeboran, hingga produksi. Artinya, tahapan seismik menjadi salah satu kunci untuk menentukan tahapan berikutnya,” jelas Misbachul saat sosialisasi Survei Seismik 2D Lamturo di Command Center Pemkab Lamongan Lt. 3, Kamis (3/9).
Menurutnya, produksi minyak dan gas secara alamiah mengalami penurunan sehingga diperlukan upaya menemukan cadangan baru untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.
Efektivitas dan efisiensi pelaksanaan survei seismik, lanjutnya, juga akan memengaruhi tahapan eksplorasi berikutnya. Melalui metode tersebut, tim dapat memetakan kondisi bawah permukaan guna meningkatkan keyakinan terhadap potensi cadangan yang sebelumnya telah teridentifikasi melalui data awal.
Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan mendukung pelaksanaan Survei Seismik 2D Lamturo. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka kegiatan sosialisasi.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes menilai eksplorasi migas menjadi langkah penting di tengah meningkatnya kebutuhan energi. Penemuan sumber daya baru juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
“Eksplorasi migas menjadi harapan bagi kita semua, agar ketersediaan migas bisa memenuhi kebutuhan migas. Selain itu juga bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang berasal dari sumber daya yang kita miliki bisa kita eksplorasi untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Pak Yes.
Pemkab Lamongan, kata Pak Yes, membuka ruang bagi pelaksanaan kegiatan eksplorasi dengan tetap mengedepankan koordinasi serta kepentingan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami Pemkab Lamongan membuka pintu seluas-luasnya dan akan support apa yang bisa kita lakukan. Salah satunya sosialisasi kepada masyarakat, memberikan bantuan sehingga kegiatan bisa berjalan lancar dan tercapai sesuai dengan tujuan. Yang lebih penting adalah manfaatnya untuk kepentingan bersama, untuk masyarakat Lamongan, dan untuk kedaulatan Negara Republik Indonesia,” tegas Pak Yes.
Editor: Abdul Wakhid