get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemenag Lamongan Dirikan Posko Masjid Ramah Pemudik untuk Kelancaran Mudik 2025

Perlintasan Rel Tanpa Penjaga di Lamongan Jadi Sorotan Jelang Mudik Lebaran 2025

Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:55 WIB
header img
Masih ada sekitar 20 perlintasan di Lamongan yang belum berpenjaga. Foto: iNewsLamongan.id/Ist

Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2025, perhatian khusus diberikan pada perlintasan kereta api tanpa penjaga di Lamongan. Dari total 81 perlintasan rel kereta api di wilayah tersebut, sekitar 20 perlintasan masih belum memiliki penjaga atau palang pintu, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengungkapkan bahwa sebagian besar perlintasan rel kereta api di Lamongan telah dilengkapi dengan penjaga atau palang pintu yang dikelola oleh Dishub. Namun, beberapa titik perlintasan masih belum terawasi dengan baik. "Dari 81 perlintasan kereta api di Lamongan, sebagian besar sudah memiliki penjaga atau palang pintu yang dikelola oleh Dishub. Namun, masih ada sekitar 20 perlintasan yang belum berpenjaga. Kami terus berupaya agar palang pintu yang ada dapat berfungsi secara optimal dalam pengawasan," ujar Dianto kepada wartawan, Jumat (21/3/2025).

Menurut Dianto, peningkatan keselamatan di jalur perlintasan kereta api menjadi prioritas utama dalam rangka menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman. Pemerintah berupaya keras agar tidak ada lagi kecelakaan di perlintasan sebidang selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Dishub Lamongan pun berencana melibatkan relawan dari masyarakat setempat yang tinggal di sekitar perlintasan yang belum berpenjaga. Upaya ini akan dilakukan melalui kerja sama dengan pihak desa dan kecamatan untuk memastikan adanya pengawasan di titik-titik rawan. "Kita akan bekerja sama dengan desa dan kecamatan untuk melibatkan teman-teman yang bersedia melakukan penjagaan," tambahnya.

Dianto juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas saat melintasi jalur kereta api. "Keselamatan adalah yang utama. Selalu berhenti sejenak, tengok kiri dan kanan, pastikan aman sebelum melintas," pesannya.

Lebih lanjut, Dishub Lamongan berharap agar arus perjalanan, terutama moda transportasi kereta api, dapat berlangsung dengan lancar dan aman selama musim Lebaran. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan dan mencapai target zero accident pada Lebaran 2025.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut