Brace Dendy Sulistyawan Antar Persela Tekuk Persipura 3-1, Bima Sakti Akhiri Tekanan
LAMONGAN, iNewsLamongan.id – Persela Lamongan menunjukkan kebangkitan setelah melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan. Laskar Joko Tingkir sukses menaklukkan Persipura Jayapura dengan skor 3-1 pada pekan kedelapan Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10/2026).
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Persela setelah sebelumnya meraih hasil imbang melawan Deltras dan De Red FC, serta menelan kekalahan dari RANS Nusantara. Hasil positif atas Persipura sekaligus menjadi modal penting bagi tim asuhan Bima Sakti untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen Grup Timur.
Persela tampil agresif di hadapan ribuan pendukungnya. Kapten tim Dendy Sulistyawan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-20 melalui sontekan yang gagal diantisipasi pertahanan Persipura.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Namun, Persipura mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55 setelah Alexsandro Ferreira sukses mengeksekusi tendangan penalti.
Gol penyeimbang itu sempat membuat pertandingan kembali terbuka. Persela kemudian merespons dengan meningkatkan tekanan hingga akhirnya kembali unggul melalui tendangan voli spektakuler Juninho Cabral pada menit ke-71.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Persipura yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan setelah Dendy Sulistyawan mencetak gol keduanya pada menit ke-85.
Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil ini sekaligus mengakhiri periode sulit Persela dan menjadi jawaban atas evaluasi tim setelah kehilangan sejumlah poin dalam pertandingan sebelumnya.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, bersyukur anak asuhnya mampu meraih kemenangan atas salah satu tim kuat di Grup Timur. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil disiplin dan mampu memaksimalkan peluang.
"Alhamdulillah, Persela bisa memenangkan pertandingan malam ini melawan Persipura. Terima kasih kepada kapten Dendy dan seluruh pemain. Berkat kerja keras mereka, kita bisa memenangkan pertandingan, mencetak gol, dan membuat posisi kita lebih baik," ujar Bima.
Meski puas dengan hasil tersebut, Bima mengingatkan para pemain agar tidak terlena. Menurutnya, tantangan yang dihadapi Persela pada pertandingan berikutnya akan semakin berat sehingga konsistensi permainan harus tetap dijaga.
"Jangan berpuas diri karena pertandingan akan lebih berat lagi. Semoga ini bisa menjadi tren yang baik buat Persela ke depannya," katanya.
Bima juga mengakui masih merasakan tekanan setelah Persela melewati serangkaian pertandingan dengan hasil kurang memuaskan. Situasi tersebut membuatnya lebih berhati-hati dalam menentukan pergantian pemain maupun memberikan instruksi selama pertandingan.
"Trauma itu pasti ada, apalagi saya sebagai pelatih harus benar-benar berhati-hati dalam mengganti pemain dan memberikan instruksi. Namun, pemain bekerja keras semua. Alhamdulillah, mereka bisa tampil impresif dan bertanggung jawab di belakang. Semoga ini bisa terus kita pertahankan," tutur Bima.
Di kubu lawan, pelatih Persipura Jayapura, Regi Aditya, mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada sejumlah momen penting. Gol pembuka Persela pada babak pertama dinilai mengganggu rencana permainan yang telah disiapkan.
Regi menjelaskan, Persipura sebenarnya memiliki strategi untuk memancing pemain Persela masuk ke area pertahanan sekaligus melewati tekanan di lini tengah. Namun, gol cepat tuan rumah membuat timnya kesulitan menjalankan skema tersebut.
"Di babak pertama semua berjalan tidak sesuai rencana kami. Kami kecolongan, tetapi di babak kedua sempat mendapatkan momentum melalui penalti. Setelah itu, pertandingan sempat kami pegang dan kendalikan, tetapi akhirnya kami kebobolan lagi," ungkap Regi.
Persipura juga menghadapi kendala setelah kehilangan Reno pada awal pertandingan. Situasi semakin sulit ketika Gunansar tidak mampu melanjutkan permainan pada babak kedua.
Meski demikian, Regi tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Ia menilai gol kedua Persela melalui tendangan voli Juninho Cabral pada menit ke-71 menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan.
"Gol kedua Persela menjadi turning point. Kami kembali sedikit under pressure, tetapi pemain sangat berusaha untuk menyamakan kedudukan. Hasil ini tetap menjadi tanggung jawab saya," ujarnya.
Tambahan tiga poin membawa Persela Lamongan memuncaki klasemen sementara Grup Timur Championship 2026/2027 dengan koleksi 16 poin. Sementara itu, Persipura Jayapura tertahan di peringkat keenam dengan raihan 10 poin.
Persela selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada 8 November 2026. Laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Dendy Sulistyawan dan rekan-rekan untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Persipura merupakan awal kebangkitan yang berkelanjutan.
Editor: Abdul Wakhid