Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persela Lamongan Tak Ciut Hadapi Dua Klub Super League di League Cup
Advertisement . Scroll to see content

Persela Lamongan di Persimpangan, Persipura Datang Membawa Ancaman Besar

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:51 WIB
  • author Abdul Wakhid
Persela Lamongan di Persimpangan, Persipura Datang Membawa Ancaman Besar
Laskar Joo Tingkir Persela Lamongan berlatih di stadion Surajaya jelang kontra Persipura. (Foto: Istimewa)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id – Persela Lamongan menghadapi ujian penting untuk membuktikan kapasitasnya sebagai tim pesaing di Championship 2026/2027. Setelah kehilangan momentum dalam tiga pertandingan terakhir, Laskar Joko Tingkir harus menghadapi Persipura Jayapura yang sedang dalam performa menanjak.

Pertandingan pekan kedelapan tersebut akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (31/10/2026). Bagi Persela, laga ini bukan sekadar kesempatan mengamankan tiga poin, melainkan juga momentum untuk memulihkan kepercayaan diri setelah serangkaian hasil mengecewakan.

Tantangan semakin berat karena Persipura datang dengan modal dua kemenangan telak. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu sukses menghancurkan PSBS Biak dengan skor 6-1, sebelum kembali menang besar 5-1 atas Persiba Balikpapan.

Produktivitas Persipura dalam dua pertandingan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Persela. Tuan rumah perlu memperbaiki koordinasi permainan dan konsistensi pertahanan jika tidak ingin kembali kehilangan poin di hadapan pendukungnya sendiri.

Kondisi kedua tim menjelang pertandingan ini memang bertolak belakang. Persipura tengah menikmati tren positif, sedangkan Persela masih mencari cara untuk keluar dari periode sulit yang menghambat laju mereka di kompetisi musim ini.

Padahal, perjalanan Persela pada awal Championship 2026/2027 terbilang menjanjikan. Tim asuhan Bima Sakti berhasil meraih empat kemenangan beruntun, termasuk ketika menaklukkan Barito Putera di kandangnya.

Namun, performa apik tersebut belum mampu dipertahankan. Persela kemudian bermain imbang melawan Deltras FC, menelan kekalahan dari RANS Nusantara FC, dan kembali gagal menang setelah ditahan imbang De Red FC.

Rentetan hasil tersebut memicu kekecewaan di kalangan pendukung Persela. Mereka berharap tim segera melakukan pembenahan dan kembali menunjukkan permainan meyakinkan seperti pada awal kompetisi.

Pelatih Persela, Bima Sakti, memahami bahwa situasi tanpa kemenangan dapat memengaruhi kondisi mental pemain. Karena itu, ia berupaya membangun kembali kepercayaan diri tim sebelum menghadapi lawan yang sedang berada dalam tren positif.

Meski demikian, Bima tidak menganggap situasi saat ini sebagai sesuatu yang tidak bisa diatasi. Ia memiliki pengalaman menghadapi masa sulit ketika pertama kali menangani Persela pada Desember 2025.

Menurut Bima, tantangan yang dihadapi saat itu bahkan lebih berat karena berlangsung bersamaan dengan pergantian manajemen. Namun, kerja sama antara manajemen, tim pelatih, dan pemain akhirnya mampu membawa Persela melewati periode sulit tersebut.

"Ya. Situasi ini sudah pernah saya alami waktu pertama kali saya datang ke Lamongan bulan Desember 2025. Kondisinya juga hampir sama, bahkan lebih parah sebenarnya, dengan situasi pergantian manajemen. Tapi dengan kerja keras dari manajemen, tim pelatih dan pemain yang mau berubah, kita akhirnya bisa bangkit saat itu," kata Bima.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Bima tetap percaya terhadap kemampuan anak asuhnya. Ia menilai performa Persela pada empat pertandingan pertama merupakan bukti bahwa timnya memiliki kualitas untuk bersaing dan kembali meraih hasil positif.

Bima juga menegaskan bahwa kemenangan beruntun pada awal musim bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, Persela telah menunjukkan kemampuan untuk tampil kompetitif, termasuk saat mengalahkan Barito Putera di kandangnya.

"Saya pikir bisa. Mereka bisa sebenarnya, karena di empat pertandingan awal kemarin grafiknya bagus, menang-menang, bahkan kita menang di Barito. Saya pikir itu bukan kebetulan. Cuma sekarang memang momennya ini bagaimana kita bisa bangkit," ucapnya.

Kini, laga melawan Persipura menjadi ujian nyata bagi keyakinan Bima Sakti sekaligus mentalitas para pemain Persela. Kemampuan memutus tren negatif dan meredam agresivitas Mutiara Hitam akan menjadi faktor penting bagi Laskar Joko Tingkir untuk kembali menemukan momentum di Championship 2026/2027.

Editor: Abdul Wakhid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut