Mobil Tiba-tiba Oleng di SPBU Kecamatan Turi, Tabrak Antrean motor dan Ambulans
TURI, iNewsLamongan.id - Peristiwa tragis terjadi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Dusun Kruwul, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebuah mobil menabrak tiga sepeda motor yang sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) hingga akhirnya menghantam mobil ambulans yang terparkir di halaman SPBU, Kamis (29/10/2026).
Pengemudi mobil berwarna putih bernomor polisi S 1748 CB berinisial EY (53), warga Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.18 WIB. Mobil yang dikemudikan EY tiba-tiba kehilangan kendali saat berada di area SPBU.
Pengemudi diduga mengalami kejang-kejang ketika mengemudikan kendaraannya. Kondisi tersebut diduga membuat mobil tidak terkendali hingga menabrak sejumlah kendaraan yang berada di lokasi.
Mobil putih itu kemudian menghantam tiga sepeda motor yang sedang mengisi BBM secara beruntun. Setelah menabrak ketiga sepeda motor tersebut, mobil kembali melaju hingga menabrak sebuah ambulans yang sedang terparkir di halaman SPBU.
Mengetahui kejadian tersebut, petugas kepolisian segera melakukan penanganan di lokasi. Kapolsek Turi AKP Aris Sugianto bersama sejumlah anggota mendatangi SPBU untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah penanganan.
Sementara itu, EY yang mengalami kondisi darurat langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Namun, setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, EY dinyatakan telah meninggal dunia. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid S.Pd.
Hamzaid membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan satu mobil, tiga sepeda motor, dan sebuah ambulans di area SPBU Dusun Kruwul, Kecamatan Turi, tersebut.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan medis di rumah sakit, pengemudi mobil telah dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Setelah proses penanganan dan pemeriksaan medis selesai, pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga korban. Jenazah EY selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
"Setelah pemeriksaan medis selesai selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga," kata IPDA M Hamzaid.
Hamzaid menambahkan, para pemilik kendaraan yang tertabrak dalam kejadian tersebut tidak mengajukan tuntutan atas insiden yang terjadi. Meski demikian, kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur di lokasi kejadian.
Editor: Abdul Wakhid