Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Siswa SD di Modo Lamongan Terjebur Sumur Sedalam 8 Meter, Begini Kronologinya
Advertisement . Scroll to see content

Jaga Lingkungan Industri Maritim, PT PAL Indonesia Tanam Puluhan Pohon di Pesisir Sidokelar

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:47 WIB
  • author Abdul Wakhid
Jaga Lingkungan Industri Maritim, PT PAL Indonesia Tanam Puluhan Pohon di Pesisir Sidokelar
Proses penanaman pohon untuk mencegah abrasi, menghijaukan dan memperindah lingkungan di kawasan industri maritim Desa Sidokelar. (Foto: Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id – Penghijauan di kawasan pesisir menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar aktivitas industri maritim. Upaya ini dilakukan PT PAL Indonesia bersama pemuda dan masyarakat Desa Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melalui penanaman puluhan pohon di sejumlah titik kawasan pesisir.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga mendukung upaya mengurangi risiko abrasi pantai sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan ini, PT PAL Indonesia menyalurkan 25 pohon cemara udang siap tanam dengan tinggi sekitar 1,5 meter, 25 pohon kelapa, lebih dari 150 bibit melon, serta lebih dari 50 tanaman obat keluarga (TOGA).

Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PAL Indonesia, Yulvia Ayu Dyah Putri, mengatakan kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Pantai Putri Kajar, Bom Klengsengan, dan Kantor Desa Sidokelar.

"Totalnya untuk pohon cemara udang ada 25 yang sudah siap tanam, lalu kelapanya juga ada 25. Untuk pembibitan melon sendiri lebih dari 150 bibit, serta lebih dari 50 tanaman TOGA yang kita berikan," kata Yulvia.

Ia menjelaskan, program tersebut berawal dari diskusi antara PT PAL Indonesia dan pemerintah Desa Sidokelar untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta menentukan langkah konkret yang bisa segera dilakukan, terutama dalam bidang pelestarian lingkungan.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Bom Klengsengan. Lokasinya yang berdekatan dengan permukiman warga membuat penghijauan di wilayah tersebut dinilai penting untuk mendukung perlindungan lingkungan pesisir.

Menurut Yulvia, penanaman cemara udang diharapkan dapat membantu menjaga ekosistem pantai sekaligus mengurangi dampak abrasi yang berpotensi mengancam kawasan permukiman.

"Harapannya, selain untuk penghijauan, cemara udang ini juga bisa membantu melindungi warga dari abrasi laut, karena di Bom Klengsengan lokasinya dekat dengan rumah warga," jelasnya.

Sementara itu, penanaman pohon kelapa di Pantai Putri Kajar diharapkan dapat menambah keasrian kawasan wisata pesisir. Keberadaan tanaman tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengunjung dalam jangka panjang.

Selain penghijauan, PT PAL Indonesia turut mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat melalui pemberian lebih dari 150 bibit melon. Bibit tersebut rencananya dikembangkan menggunakan fasilitas greenhouse milik Desa Sidokelar.

Program budidaya melon ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat desa. Hasil panennya nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kepentingan dan kegiatan ekonomi desa.

PT PAL Indonesia juga memberikan lebih dari 50 tanaman obat keluarga kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan di lingkungan rumah untuk menanam tanaman herbal yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam DEFEND ID, yakni PT Len Indonesia, PT Dahana, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Karang Taruna Desa Sidokelar, perangkat desa, ketua RT, ketua RW, serta masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan tersebut.

Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan upaya pelestarian lingkungan pesisir dapat berjalan secara berkelanjutan. Keterlibatan warga juga diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan di sekitar permukiman dan kawasan industri maritim.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PAL Indonesia berupaya memberikan kontribusi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan industri maritim, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan penanaman pohon dan dukungan terhadap kegiatan produktif masyarakat, kawasan pesisir Desa Sidokelar diharapkan semakin hijau, lebih terjaga dari ancaman kerusakan lingkungan, serta mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi warga.

Editor: Abdul Wakhid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut