14 Suporter Kedapatan Minum Miras di Stadion Surajaya, Polres Lamongan Larang Masuk
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Menjaga keamanan pertandingan sepak bola bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan kedisiplinan suporter. Mengonsumsi minuman keras (miras) di lingkungan stadion dapat memicu gangguan keamanan dan berujung pada larangan menonton pertandingan.
Hal itu menjadi perhatian Polres Lamongan saat mengamankan pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027 antara Persela Lamongan melawan Persipura Jayapura di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kegiatan sterilisasi stadion sebelum pertandingan, petugas menemukan 14 orang yang diduga suporter sedang mengonsumsi minuman keras di area Stadion Surajaya.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan identitas dan badan terhadap ke-14 orang tersebut. Mereka juga dikenai sanksi berupa larangan masuk stadion untuk menyaksikan pertandingan.
Tak berhenti di situ, Polres Lamongan akan mengusulkan kepada panitia pertandingan agar ke-14 orang tersebut dimasukkan dalam daftar hitam atau blacklist. Jika usulan tersebut diterapkan, mereka tidak diperbolehkan menonton pertandingan di Stadion Surajaya sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D. Kegiatan diawali dengan apel arahan personel, kemudian dilanjutkan sterilisasi di sejumlah titik, mulai dari area luar stadion, kursi penonton hingga seluruh bagian dalam stadion.
Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, S.H., melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk peringatan sekaligus komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan sepak bola.
"Langkah ini dilakukan agar tidak ada pihak yang mengganggu jalannya pertandingan maupun menciptakan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan," jelasnya.
Suporter Diajak Menonton dengan Tertib dan Sportif
Polres Lamongan mengimbau seluruh suporter agar menjadikan pertandingan sepak bola sebagai ajang mendukung tim kebanggaan secara positif. Dukungan kepada klub tidak seharusnya diwujudkan melalui tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan penonton lainnya.
Suporter juga diingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman keras, mematuhi peraturan stadion, menjaga ketertiban serta menghormati sesama pendukung maupun tim lawan.
Selain itu, suporter diharapkan tidak melakukan tindakan provokatif, menghindari keributan dan mengikuti arahan petugas selama berada di lingkungan stadion.
Sikap tertib dan sportif menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman. Dengan demikian, sepak bola dapat menjadi hiburan sekaligus ruang untuk mempererat persaudaraan antarsuporter.
"Polres Lamongan akan terus melakukan pengamanan secara humanis dan tegas terhadap setiap pelanggaran demi mewujudkan pertandingan sepak bola yang aman, tertib dan kondusif," tegasnya.
Polres Lamongan berharap seluruh suporter Persela Lamongan maupun Persipura Jayapura dapat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim masing-masing, sehingga pertandingan berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Editor: Abdul Wakhid