Unik! Warga Semerek Paciran Sebut Maulid Nabi sebagai Hari Raya Ketiga, Sedekah 25 Kambing
PACIRAN, iNewsLamongan.id - Ada tradisi unik yang terus dirawat warga Dusun Semerek, Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Lamongan, setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Jika di banyak tempat peringatan Maulid Nabi identik dengan pengajian dan berbagai kegiatan keagamaan, warga Dusun Semerek memiliki cara tersendiri untuk memaknainya. Bagi mereka, Maulid Nabi bukan sekadar peringatan kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum besar untuk berkumpul, berbagi, dan mempererat gotong royong.
Bahkan, masyarakat setempat memiliki sebutan khusus untuk perayaan tersebut, yakni “hari raya ketiga”, setelah Idulfitri dan Iduladha.
“Warga kami menyebut peringatan Maulid Nabi sebagai hari raya ketiga, setelah Idulfitri dan Iduladha,” kata tokoh masyarakat setempat yang juga Wakil Ketua DPRD Lamongan, Imam Fadlli, Jumat (4/9/2026).
Tradisi itu kembali digelar tahun ini melalui rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al Hidayah. Berbagai kegiatan meramaikan peringatan Maulid Nabi, mulai Festival Anak Saleh, pawai drumband, khataman Al-Qur'an, hingga pengajian akbar.
Namun, ada satu tradisi yang selalu menjadi perhatian setiap Maulid Nabi tiba.
Editor : Abdul Wakhid