Dominasi Atlet Muda, Lamongan Tutup Kejurprov Biliar Jatim dengan Lima Medali
LAMONGAN, iNewsLamongan.id -Regenerasi atlet biliar di Kabupaten Lamongan mulai menunjukkan hasil positif. Mengandalkan para atlet usia sekolah, kontingen tuan rumah berhasil menembus lima besar pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) X Biliar Jawa Timur 2026.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di 805 Billiard & Cafe Lamongan pada 23–27 Juni 2026 itu, Lamongan mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Lamongan finis di peringkat kelima klasemen akhir dengan total 12 poin.
Dua medali emas menjadi bukti kekuatan atlet muda Lamongan. Gelar pertama diraih pasangan Latifatul Angelita Qolbi dan Wafir Risma Salsabila dari MA At Thoiriyah I Kedungpring pada nomor double putri bola 10.
Emas kedua dipersembahkan Rahmat Al Valen Prasetya dari SMA Negeri 1 Lamongan bersama Zaki Sidqi Hasby dari SMP Negeri 1 Lamongan setelah menjadi juara nomor snooker six red double putra.
Sementara itu, medali perak disumbangkan pasangan Nuby Dei Setya Mukti dari SMA Negeri 3 Lamongan dan Ayunda Fitra Ramadhani dari SMP Negeri 3 Lamongan pada nomor double mix bola 8.
Dua medali perunggu masing-masing diraih duet Evril Airelia Rahmawati dan Keyla Geovany Felisya pada nomor double putri bola 9, serta Zaki Sidqi Hasby yang kembali naik podium pada nomor snooker full red single.
Ketua Umum POBSI Lamongan, Kartika Asianto Undoyoko, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan tim yang telah membawa Lamongan bersaing dengan daerah-daerah kuat di Jawa Timur.
"Berkat kerja keras dan kekompakan semuanya, prestasi ini bisa dicapai," ujar pria yang akrab disapa Dodon, Minggu (28/6/2026).
Keberhasilan tersebut juga mendapat perhatian Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang menyerahkan langsung medali kepada para juara. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan regenerasi atlet biliar usia sekolah di Lamongan.
Pada klasemen akhir, Kabupaten Pasuruan keluar sebagai juara umum dengan 22 poin. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Blitar dan Pamekasan yang sama-sama mengumpulkan 16 poin, disusul Kabupaten Sumenep dengan 14 poin, sementara Lamongan menempati peringkat kelima dengan 12 poin.
Editor : Abdul Wakhid