get app
inews
Aa Text
Read Next : Terseret Arus 15 Km, Bocah Tenggelam di Sungai Lamong Ditemukan Meninggal

Terpeleset Saat Bermain, Bocah 10 Tahun di Sambeng Lamongan Terseret Arus Sungai Lamong

Kamis, 05 Februari 2026 | 19:59 WIB
header img
Polisi dan tim SAR berusaha melakukan pencarian korban hilang di sungai Lamong pada Kamis sore (5/2/2026). (Foto: Istimewa)

SAMBENG, iNewsLamongan.id - Seorang bocah berinisial FN (10) dilaporkan terseret arus Sungai Lamong di Dusun Kedungcalok, Desa Kreterangon, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Kamis (5/2/2026) siang. Korban diduga terpeleset saat bermain di sekitar bantaran sungai bersama teman-temannya.

Peristiwa tersebut diketahui setelah dua warga setempat berinisial WIN dan MAR mendengar teriakan minta tolong dari lima anak yang panik karena salah satu temannya jatuh dan tenggelam ke sungai. Kedua saksi langsung menuju lokasi kejadian dan melaporkannya ke Polsek Sambeng.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, saat petugas tiba di lokasi korban sudah tidak terlihat. Di sekitar tempat kejadian hanya ditemukan baju warna kuning, celana pendek abu-abu, serta sepasang sandal yang diduga milik korban.

“Saat saksi datang, korban sudah tidak ada. Hanya ditemukan pakaian dan sandal yang diduga milik korban,” ujar Ipda M. Hamzaid.

Hingga Kamis sore, Polres Lamongan bersama BPBD Lamongan masih melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran Sungai Lamong di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Dua Kasus Anak Tenggelam dalam Dua Hari Terakhir

Peristiwa ini menambah daftar kasus anak tenggelam di wilayah Lamongan dalam dua hari terakhir. Dua hari sebelumnya, seorang anak remaja dilaporkan hilang terseret arus Sungai Bengawan Solo saat berenang di wilayah Kecamatan Sekaran. Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari 24 jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Rentetan kejadian tersebut menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih saat debit air meningkat dan arus cukup deras.

Polisi juga mengimbau agar anak-anak tidak bermain di bantaran sungai tanpa pengawasan orang dewasa, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut