get app
inews
Aa Text
Read Next : Duka Mendalam, Jenazah Praka Marinir Korban Longsor Cisarua Tiba di Sugio Lamongan

Satu Anak Selamat, Satu Hilang dalam Insiden Tenggelam di Bengawan Solo Lamongan

Selasa, 03 Februari 2026 | 21:42 WIB
header img
Warga berkumpul di lokasi hilangnya seorang anak yang diduga hanyut di bengawan solo. (Foto: Istimewa)

SEKARAN, iNewsLamongan.id - Seorang anak dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di kawasan Babakan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Selasa (3/2/2026) sore. Hingga malam hari, satu korban masih dalam pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban berinisial MN (13) dilaporkan tenggelam saat berenang bersama temannya di sungai tersebut. Diduga korban tidak bisa berenang dan terseret arus sungai yang cukup deras.

“Korban saat itu berenang bersama temannya. Namun salah satu korban diduga tidak bisa berenang dan terseret arus Sungai Bengawan Solo,” ujar Kasihumas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, S.Pd, Selasa (3/2/2026).

Menurut keterangan saksi, teriakan minta tolong sempat terdengar oleh seorang penjual es yang berada di sekitar Taman Mahoni. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan.

Dalam kejadian tersebut, satu anak berinisial R (14) berhasil diselamatkan oleh warga sekitar. Sementara korban MN hingga kini belum ditemukan.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Sekaran IPTU Ahmad Zunaidi, S.IP bersama anggota Polsek Sekaran segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pencarian.

“Petugas kepolisian bersama warga langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian,” lanjut Ipda Hamzaid.

Namun, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Hujan deras disertai angin kencang dinilai membahayakan keselamatan tim pencari.

Pihak kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melanjutkan pencarian pada waktu yang lebih memungkinkan.

Ipda Hamzaid juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di sekitar sungai atau perairan yang memiliki risiko tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan 110 atau ke kantor polisi terdekat agar dapat segera ditangani,” tegasnya.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut