LAMONGAN, iNewsLamongan.id – Persela Lamongan memburu kebangkitan saat menjamu De Red pada pekan ketujuh Championship 2026/2027. Laga derby Jawa Timur ini akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (25/10/2026) sore.
Laskar Joko Tingkir mengusung misi bangkit setelah gagal meraih hasil maksimal dalam dua pertandingan terakhir melawan Deltras FC dan RANS Nusantara. Persela ingin kembali mengamankan poin di kandang sekaligus memperbaiki tren performa mereka.
Pada awal kompetisi, Persela mampu memaksimalkan hasil dalam empat pertandingan pertamanya. Namun, setelah menghadapi Barito Putera, performa tim besutan Bima Sakti itu dinilai mengalami penurunan.
Kekalahan dari RANS Nusantara pada pekan sebelumnya menjadi pukulan bagi Persela. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Persela harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1 setelah gol Aqsa Rabbani pada menit ke-82.
Pelatih Persela, Bima Sakti, menegaskan pertandingan melawan De Red menjadi kesempatan bagi timnya untuk bangkit dan menebus kehilangan poin pada laga sebelumnya.
"Ini momen kita untuk bisa bangkit lagi. Pertandingan kemarin memang mengecewakan karena kita kehilangan poin di Malang," kata Bima Sakti.
Meski bermain di kandang, Persela harus menghadapi tantangan dengan absennya gelandang andalan Hambali Tholib. Pemain tersebut tidak bisa tampil akibat hukuman kartu merah yang diterimanya saat menghadapi RANS Nusantara.
Kendati demikian, Bima memastikan absennya Hambali tidak akan membuat timnya kehabisan pilihan. Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah alternatif pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan gelandang tersebut.
Menurut Bima, Persela memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Ia juga ingin memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
"Selama ini Hambali pilihan utama, tetapi ada pemain pengganti yang saya pikir tidak kalah kualitasnya. Kami sudah mempersiapkan alternatif. Jika tidak ada Hambali, Souza, Hendro, atau Dendy, saya pikir kami punya opsi dan rencana lain untuk memberikan kesempatan kepada pemain yang lain," ujarnya.
Optimisme serupa disampaikan perwakilan pemain Persela, Rafli Mahreza. Ia memastikan seluruh pemain telah mempersiapkan diri untuk menghadapi De Red dan siap menjalankan instruksi pelatih, siapa pun yang mendapat kesempatan bermain.
"Kita semua sepakat untuk pertandingan besok, kita raih poin dan kita ambil kembali poin kita yang hilang kemarin. De Red juga tim bagus, pelatih bagus, pemain bagus, dan besok Persela siap untuk meraih poin di Surajaya," kata Rafli, penjaga gawang utama Persela.
Di sisi lain, Bima Sakti meminta anak asuhnya mewaspadai seluruh pemain De Red. Menurutnya, calon lawan Persela memiliki sejumlah pemain yang sudah mengenal karakter permainan Laskar Joko Tingkir karena pernah memperkuat klub asal Lamongan tersebut.
Beberapa pemain yang menjadi perhatian di antaranya Titan, Adam Maulana, dan Sadewa. Selain itu, De Red juga ditangani Aji Santoso, yang pernah menjabat sebagai pelatih Persela.
Bima menilai kombinasi pemain yang berkualitas dan pelatih berpengalaman membuat De Red menjadi lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, Persela harus tetap menjaga fokus dan menunjukkan permainan maksimal sepanjang pertandingan.
"Kami harus tetap menghormati mereka. Saya pikir De Red salah satu tim yang kuat, sehingga kami harus memberikan perlawanan maksimal pada pertandingan besok," tegas Bima.
Pertandingan di Stadion Surajaya pun menjadi momentum penting bagi Persela untuk kembali ke jalur positif. Dukungan suporter tuan rumah diharapkan mampu menambah motivasi pemain untuk mengamankan poin sekaligus membayar kekecewaan setelah kekalahan dari RANS Nusantara.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
