Persela Menang Dramatis dengan 10 Pemain, Kemenangan Perdana Bima Sakti di Surajaya

Abdul Wakhid
Pelatih Persela, Bima Sakti dalam sesi konfrensi pers usai pertandingan melawan Persiba Minggu malam (4/1/2026). Foto: iNewsLamongan.id/Abdul Wakhid

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Persela Lamongan sukses mengamankan tiga poin penting saat menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Championship 2025. Bermain di Stadion Surajaya, Minggu malam (4/1/2026), Laskar Joko Tingkir menang dramatis meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-32.

Kemenangan ini menjadi kemenangan perdana Bima Sakti sebagai pelatih kepala Persela dan sekaligus mengangkat posisi tim di papan klasemen.

Persela harus menghadapi situasi sulit setelah Yoga Pratama diganjar kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran keras pada menit ke-32. Meski kalah jumlah pemain, Persela tetap tampil disiplin dan tidak kehilangan fokus.

Di awal babak kedua, Persela justru mampu memecah kebuntuan. Hambali Tholib mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-48. Menusuk dari sisi kanan pertahanan Persiba, Hambali melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper lawan.

Gol tersebut membuat laga berjalan semakin menegangkan. Persiba yang unggul jumlah pemain terus melancarkan tekanan, memaksa seluruh pemain Persela bertahan total hingga peluit akhir dibunyikan.

Pelatih Persela, Bima Sakti, mengaku bersyukur atas kemenangan penting tersebut. Ia menilai hasil positif ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan pemain sepanjang laga.

“Bersyukur bisa mendapatkan kemenangan buat Persela Lamongan. Ini pertandingan penting buat kami di putaran kedua, apalagi bermain di kandang. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi buat Rafiud dan teman-teman,” ujar Bima Sakti usai laga.

Bek kanan Persela, Rafiud Drajat, menyebut kemenangan atas Persiba sebagai hasil yang istimewa, mengingat rentetan hasil kurang memuaskan sebelumnya.

“Alhamdulillah untuk pertandingan hari ini. Setelah banyak cobaan dan hasil yang kurang memuaskan, akhirnya kami bisa meraih tiga poin di kandang. Ini menjadi modal penting untuk pertandingan ke depan,” kata Rafiud.

Kartu merah Yoga Pratama membuat Persela kini mengalami krisis pemain belakang, terlebih setelah Hasyim Kipuw resmi mengundurkan diri dari tim. Kondisi ini diakui Bima Sakti menjadi tantangan tersendiri.

Namun, manajemen dan tim pelatih telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memanfaatkan jendela transfer yang dibuka pada 10 Januari mendatang.

“Kami akan memutar rotasi pemain dan mencari pemain yang benar-benar siap sesuai kebutuhan tim Persela,” ujar Bima Sakti.

Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan M. Nasuha mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, terutama karena timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

“Hasilnya tentu mengecewakan. Kami kurang sabar dalam membangun serangan meski unggul jumlah pemain,” ucapnya.

Hasil ini membuat Persela Lamongan naik ke peringkat 4 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin. Persiba Balikpapan tertahan di peringkat 7.

Selanjutnya, Persela kembali akan bermain di Stadion Surajaya saat menjamu Barito Putera pada 11 Januari 2026.

Editor : Abdul Wakhid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network