PACIRAN, iNewsLamongan.id - Tiga jenazah korban insiden ledakan kapal di perairan Laut Utara Paciran, Lamongan, telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Ketiga korban yang teridentifikasi tersebut berasal dari Gresik, Jombang, dan Wonosobo, Jawa Tengah.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengonfirmasi bahwa proses identifikasi terhadap ketiga korban meninggal akibat ledakan kapal yang terjadi pada Kamis pagi (13/3/2025) sekitar pukul 06.17 WIB itu telah selesai. "Sudah diserahkan ke keluarga, mas," ujar Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (16/3/2025).
Sementara itu, proses pencarian terhadap satu korban lain yang dilaporkan hilang masih terus dilakukan. Menurut Hamzaid, upaya pencarian ini melibatkan tim SAR dari Satpolairud Polres Lamongan beserta sejumlah instansi terkait. "Hari ini pencarian kembali dilanjutkan," katanya.
Insiden mengerikan tersebut melibatkan kapal tanker MT Ronggolawe dan Tug Boat Rosalyne 08 yang terbakar di perairan laut utara Kecamatan Paciran. Kapolres Lamongan AKBP Bobby A Condroputro menjelaskan, ledakan yang terjadi pada pukul 06.17 WIB itu berlangsung sebanyak empat kali dan mengakibatkan kebakaran hebat. "Diduga ledakan berasal dari korsleting listrik di ruang mesin kapal tanker yang membawa muatan BBM," ungkap AKBP Bobby.
Total korban dalam peristiwa ini berjumlah 21 orang, dengan rincian 17 orang selamat, tiga meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian. Upaya pencarian korban yang hilang kembali dilanjutkan pada Jumat (14/3/2025).
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait