PSS Sleman Kokoh di Puncak, Persela Gagal Manfaatkan Laga Kandang

Abdul Wakhid
Di putaran ketiga, Persela harus mengakui keunggulan PSS Sleman. (Foto: IG @perselafc)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Persela Lamongan kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026. Bermain di kandang sendiri di Stadion Surajaya, Minggu malam (2/2/2026), Persela harus bertekuk lutut dari pemuncak klasemen wilayah timur, PSS Sleman, dengan skor tipis 0-1.

PSS Sleman membuat kejutan di awal babak pertama melalui gol Irvan Yunus Mofu pada menit ke-7. Gol tersebut bermula dari umpan silang dari sisi kanan pertahanan Persela. Sontekan Irvan gagal diantisipasi kiper Persela, Rafli Mahreza.

Gol cepat itu membuat pertandingan berjalan dalam tensi tinggi. Persela mencoba bangkit dan mengambil alih penguasaan bola, namun rapatnya lini pertahanan PSS Sleman membuat tuan rumah kesulitan mencetak gol penyeimbang.

Memasuki babak kedua, Persela meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang emas tercipta, namun belum mampu mengubah papan skor.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai para pemain sebenarnya sudah menunjukkan kerja keras, terutama di babak kedua setelah dilakukan beberapa perubahan strategi.

“Kami cukup kecewa karena di babak kedua sudah melakukan beberapa perubahan dan menciptakan peluang. Ada beberapa kesempatan dari Daniel, Hambali, hingga peluang terakhir, tapi belum bisa berbuah gol,” ujarnya.

Menurut Bima, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi permainan.

Ia juga menyoroti perkembangan mental pemain yang dinilai mulai membaik. Dalam beberapa laga terakhir, Persela memang kerap kalah tipis dengan skor 0-1.

“Secara mental sebenarnya lebih baik, tidak ada kartu merah seperti sebelumnya. Tapi memang hasilnya belum sesuai harapan,” katanya.

Bima menegaskan timnya harus segera bangkit karena jadwal pertandingan ke depan cukup padat. Persela masih harus menghadapi Persiba Balikpapan, Deltras Sidoarjo, serta menjalani laga tandang melawan Persipura Jayapura.

“Kami masih punya kesempatan. Ada beberapa laga kandang dan tandang yang harus dimaksimalkan. Pemain harus bangkit dan melakukan evaluasi,” tuturnya optimistis.

Dari kubu PSS Sleman, pelatih Ansyari Lubis bersyukur atas kemenangan tipis 0-1 yang diraih timnya di kandang Persela Lamongan. Meski meraih tiga poin penting, ia menegaskan masih banyak catatan evaluasi.

“Kita bersyukur atas kemenangan malam ini, tetapi masih banyak yang harus dievaluasi. Setelah unggul cepat, justru kita banyak ditekan oleh Persela, ini yang menjadi catatan penting,” jelasnya.

Ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga intensitas permainan, terlebih dalam kondisi fisik yang cukup terkuras di bulan Ramadan.

Menurut Ansyari, kemenangan ini harus menjadi momentum menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat Liga 2 Championship 2025/2026.

“Semua pertandingan ke depan sangat menentukan. Kita tidak boleh lengah sedikit pun, karena tim di bawah bisa saja naik. Kita butuh konsistensi, fokus, dan kerja keras dari seluruh pemain,” tegasnya.

Dengan hasil ini, Persela Lamongan tetap berada di peringkat ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen dengan 45 poin.

Editor : Abdul Wakhid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network