Bau Menyengat dan Berasap! Tumpahan Diduga Zat Kimia Ganggu Pengguna JLU Lamongan
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Tumpahan cairan yang diduga bahan kimia di pintu masuk Jalur Lingkar Utara (JLU) Barat Lamongan menyebabkan sejumlah pengguna jalan terjatuh, Senin (24/8/2026) pagi.
Cairan yang tercecer di badan jalan tersebut membuat permukaan aspal menjadi licin. Selain itu, tumpahan juga menimbulkan bau menyengat dan mengeluarkan asap sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan sekitar pukul 08.37 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti petugas kepolisian.
Pamapta 2 Ipda Riyanto Edi bersama anggota Satlantas Polres Lamongan dan Polsek Lamongan Kota mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan tumpahan cairan yang diduga zat kimia di pintu masuk JLU Barat. Kondisi jalan yang licin diduga menjadi penyebab sejumlah pengguna jalan terjatuh saat melintas.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. Mobil tangki didatangkan ke lokasi guna membantu proses pembersihan tumpahan.
Cairan tersebut dibersihkan menggunakan bahan pembersih, kemudian disemprot dengan air hingga permukaan jalan kembali bersih. Setelah proses pembersihan selesai, bau menyengat dan asap sudah tidak lagi terlihat, sehingga jalan dapat kembali dilalui secara normal.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengapresiasi warga yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110.
Menurutnya, kecepatan warga dalam memberikan informasi membantu petugas segera datang ke lokasi dan melakukan penanganan terhadap kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Respons cepat ini merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran atau bantuan kepolisian,” ujarnya.
Hamzaid juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati atau menyentuh tumpahan yang diduga bahan kimia, terlebih jika menimbulkan bau menyengat atau asap.
“Informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam memberikan respons dan penanganan secara cepat,” katanya.
Editor : Abdul Wakhid