get app
inews
Aa Text
Read Next : Ajang Sepak Bola Pelajar Lamongan Tanamkan Sportivitas Sejak Dini

PSSI Lamongan Tambah Liga U-14 dan Luncurkan Sistem Digital Pembinaan

Jum'at, 03 April 2026 | 09:44 WIB
header img
Suasana Technocal Meeting kompetisi usia dini tahun 2026 yang digelar PSSI Lamongan. (Foto: Istimewa)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - PSSI Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi sepak bola sejak usia dini. Tahun 2026 ini, mereka menghadirkan inovasi baru dengan menambah kompetisi kelompok umur serta meluncurkan sistem digital terintegrasi untuk pembinaan pemain.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi berjenjang yang kini semakin lengkap. Selain Liga Anak Megilan U-10 dan U-12 serta Turnamen Pelajar yang telah berjalan sejak tahun lalu, PSSI Lamongan resmi menambah kategori baru U-14 melalui ajang bertajuk Youth Elite Soccer League.

Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti oleh berbagai klub dan sekolah sepak bola (SSB) di Lamongan. Sementara itu, Turnamen Pelajar menjadi ruang bagi siswa dari lembaga pendidikan yang belum tergabung dalam SSB atau klub.

“Jadi tahun 2026 ini, PSSI Lamongan bakal menggelar tiga turnamen sepak bola usia dini. Ada Youth Elite Soccer League untuk kategori U-14 yang baru digelar tahun ini, kemudian Liga Anak Megilan dan Turnamen Pelajar yang sudah memasuki musim kedua,” kata Yunan, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, tahapan awal kompetisi sudah mulai berjalan, termasuk proses pengundian peserta.

“Drawing sudah kami lakukan, dan untuk jadwal pertandingan akan segera kami rilis dalam waktu dekat,” ujarnya.

Tak hanya dari sisi kompetisi, PSSI Lamongan juga melakukan terobosan dengan meluncurkan sistem digital bernama SIP LA (Sistem Informasi PSSI Lamongan). Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data pemain secara terpusat, mulai dari pendaftaran hingga administrasi.

“SIP LA ini mirip dengan sistem SIAP milik PSSI. Nantinya akan menampung seluruh data pemain secara terintegrasi,” tuturnya.

Menurut Yunan, kehadiran sistem ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan tata kelola sepak bola di daerah.

“Sejauh ini di Jawa Timur belum ada kabupaten atau kota yang memiliki sistem seperti ini. Dengan kombinasi kompetisi berjenjang dan dukungan sistem digital, kami berharap kualitas pembinaan bisa meningkat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut