Bima Sakti Puas, Persela Akhiri Tren Buruk dengan Kemenangan
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Persela Lamongan berhasil meraih kemenangan saat menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Championship 2025/2026. Bermain di Stadion Surajaya, Sabtu (28/3/2026) sore, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Dua gol kemenangan Persela masing-masing dicetak Adam Malik pada menit ke-55 dan Risqi Putra pada menit ke-78. Gol pembuka lahir dari kecerdikan Adam Malik yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persiba. Keunggulan kemudian digandakan melalui aksi Risqi Putra di babak kedua.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Ia menyebut kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan setelah timnya sempat mengalami hasil kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir.
“Alhamdulillah kita bisa meraih tiga poin. Sebelumnya kita mengalami kekalahan beruntun, sehingga untuk mengangkat motivasi dan semangat pemain memang butuh proses dan tidak mudah,” ujarnya.
Menurut Bima, pada awal pertandingan para pemain sempat terbebani target kemenangan di kandang sendiri. Hal itu membuat permainan terlihat terburu-buru dan kurang efektif dalam membangun serangan.
Namun, perubahan strategi di babak kedua menjadi kunci kebangkitan Persela. Ia meminta para pemain tampil lebih sabar, memperbaiki komunikasi, serta bermain lebih terorganisir.
“Di babak kedua kita ubah cara bermain, lebih sabar dan komunikasi harus positif. Itu jadi afirmasi bagi pemain untuk tampil lebih baik. Pergantian pemain juga berjalan efektif, termasuk kontribusi yang berujung gol,” tuturnya.
Kemenangan ini membuka peluang Persela untuk naik ke peringkat lima klasemen sementara. Bima berharap hasil positif ini bisa menjadi modal penting untuk menjaga tren kemenangan di laga berikutnya.
“Semoga ini menjadi modal penting untuk pertandingan selanjutnya. Kita ingin terus menjaga tren positif,” katanya.
Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Ia menilai kekalahan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai persoalan internal, terutama faktor non-teknis.
“Secara hasil tentu sangat mengecewakan. Ini adalah puncak dari hal-hal yang terjadi di dalam tim, terutama faktor non-teknis,” jelasnya.
Dari sisi permainan, Leonard menyebut timnya sebenarnya mampu menjalankan rencana di babak pertama, seperti menguasai bola dan menciptakan peluang. Namun, minimnya persiapan membuat kondisi fisik pemain tidak optimal.
“Di babak pertama kita coba main sesuai rencana, kuasai bola dan ciptakan peluang. Tapi saya akui persiapan kita sangat minim, sehingga pemain terlihat kedodoran secara fisik,” kata Leo.
Dengan hasil ini, Persela Lamongan naik ke peringkat lima sementara dengan koleksi 33 poin. Sementara Persiba Balikpapan masih tertahan di posisi delapan dengan 17 poin.
Usai laga ini, Hendro Siswanto dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Deltras Sidoarjo pada 5 April mendatang.
Editor : Abdul Wakhid