Libur Panjang di Lamongan Makin Murah, Keliling Wisata Naik Bus Trans Jatim Cuma Rp5 Ribu
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Libur panjang menjadi waktu yang dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata bersama keluarga. Kini, masyarakat Lamongan tak perlu repot membawa kendaraan pribadi karena tersedia layanan Bus Trans Jatim Koridor VII dengan rute Terminal Lamongan–Terminal Paciran yang murah dan praktis.
Koridor VII melayani jalur Lamongan–Dukun, Gresik–Paciran dan membuka akses menuju berbagai destinasi favorit di wilayah Pantura Lamongan. Mulai dari wisata kota, wisata religi hingga wisata bahari dapat dijangkau menggunakan transportasi umum tersebut.
Bus Trans Jatim beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Tarifnya pun cukup terjangkau, yakni Rp5 ribu untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar serta santri.
Dari pusat kota, penumpang bisa memulai perjalanan dari kawasan Alun-Alun Lamongan, Lamongan Plaza hingga area Lamongan Sport Center atau GOR Lamongan yang menjadi tempat favorit masyarakat untuk bersantai saat libur panjang.
Selain melayani kawasan perkotaan, koridor ini juga melewati sejumlah pusat pendidikan dan area aktivitas warga seperti kawasan UNISLA, UNISDA, SMAN 1 Lamongan dan SMAN 2 Lamongan.
Perjalanan menuju wilayah Sukodadi dan Karanggeneng juga menawarkan pemandangan khas pedesaan berupa hamparan sawah hijau di sepanjang jalur Pantura. Di Kecamatan Sukodadi, wisatawan dapat singgah ke Warung Bu Sanati yang berada di tepi jalur Sukodadi–Paciran, tepatnya di sekitar shelter terminal Sukodadi.
Memasuki wilayah Paciran, pilihan destinasi wisata semakin beragam. Salah satunya Pemandian Air Panas Brumbun yang dikenal sebagai tempat relaksasi dengan sumber air panas alami.
Tak hanya wisata alam, kawasan Paciran juga memiliki wisata religi yang ramai dikunjungi peziarah, yakni makam Sunan Drajat, salah satu anggota Walisongo. Kompleks wisata religi tersebut menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Wisatawan juga dapat menuju Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang menjadi ikon wisata keluarga di Lamongan. Berdekatan dengan lokasi tersebut terdapat Maharani Zoo dan Goa yang menawarkan wisata edukasi satwa dan panorama goa alami.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pesisir, terdapat Pantai Tunggul Paciran serta sejumlah kawasan pantai lain di jalur Paciran hingga Brondong dengan panorama Laut Jawa dan aktivitas nelayan yang khas.
Dengan puluhan shelter yang tersebar mulai Terminal Lamongan, GOR Lamongan, Sukodadi, Karanggeneng, Dukun hingga Terminal Paciran, layanan ini menjadi alternatif transportasi publik yang memudahkan masyarakat menikmati libur panjang.
Salah satu warga Lamongan, Regi mengaku terbantu dengan keberadaan bus transjatim ini. Kini, aku Regi, ia tidak harus naik motor untuk menuju ke Makam Sunan Drajat atau sekedar jalan-jalan ke Pantura Lamongan. "Bisa ke Pantura Lamongan dengan harga yang terjangkau," akunya.
Sementara, Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo menuturkan, untuk mempermudah perjalanan, masyarakat juga dapat memantau posisi bus, halte, hingga jumlah penumpang secara realtime melalui aplikasi Trans Jatim AJAIB 2.0. "Keberadaan Trans Jatim Koridor VII diharapkan tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor wisata dan perekonomian lokal di sepanjang jalur Lamongan hingga pesisir utara," terang Sugeng Widodo.
Editor : Abdul Wakhid