Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Berawal Coba-Coba, Dara Cantik Asal Tuban Ini Betah Menggeluti Dunia SPG
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Tertembak Senjata Polisi, Putra Ulama Kondang Meninggal Dunia di Tuban

Kamis, 23 Juni 2022 | 01:44 WIB
  • author Royvi Novriansyah
Diduga Tertembak Senjata Polisi, Putra Ulama Kondang Meninggal Dunia di Tuban
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP. (Foto : iNews/Siro)

TUBAN, Lamongan.iNews.id - Putra kedua ulama kondang Buya Arrazy Hasyim dirumah Kakek dan neneknya di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Akibat tertembak senjata api petugas kepolisian berinisial M yang melakukan pengawalan melekat terhadap sang ayah, Rabu (22/6/2022) siang.

Belum diketahui secara pasti bagaimana senjata api tersebut meletus saat ditinggal sholat Dhuhur. Sehingga menyebabkan Husain Shah Wali Arrazy (3) yang ikut kedua orang tuanya Road Show mengisi ceramah agama ke beberapa wilayah di Kabupaten Tuban.

Korban mengalami luka parah dibagian dagu, walau sempat dilarikan ke rumah sakit, namun korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Sementara M beserta senjata api miliknya langsung diamankan ke Mapolres Tuban.


Korban saat diberangkatkan ke lokasi pemakaman umum Desa Palang. (Foto : iNews/Siro)

Kapolres Tuban AKBP Darman menjelaskan, kejadian tersebut merupakan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan. Pada anak laki-laki seorang ulama.

"Ini murni karena kecelakaan tidak ada unsur kesengajaan, terindikasi adanya letusan senjata milik M. Yang akan ditindaklanjuti oleh kesatuan tempat dia bertugas," ujar Kapolres.

Selanjutnya pria asal Demak ini menambahkan, kronologi kejadian terjadi saat M sedang sholat dan meletakkan senjata api ditempat yang diduga aman.

"Namun namanya musibah, dimanapun bisa terjadi," pungkasnya.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut