Kandang Ayam Terbakar di Mantup Lamongan, 12 Ribu Ayam Mati dan Rugi Rp600 Juta
MANTUP, iNewsLamongan.id - Kebakaran kandang ayam menjadi salah satu peristiwa yang rawan terjadi saat musim kemarau, terutama ketika cuaca panas dan kondisi lingkungan kering. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Rumpuk, Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Selasa (15/9/2026) pagi.
Kebakaran kandang ayam dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Mantup AKP Sukardi bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi. Petugas Damkar bersama personel Polsek Mantup dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak meluas.
Setelah sekitar empat jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung, kobaran api tidak sampai merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran mengakibatkan satu kandang ayam beserta sekitar 12 ribu ekor ayam berusia satu minggu mati terbakar. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp600 juta.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya kejadian kebakaran kandang ayam tersebut. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya kabel yang berada di area kandang atau tempat penyimpanan, guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” jelasnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika cuaca panas dan kondisi lingkungan cenderung kering. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Polres Lamongan juga mengajak masyarakat segera melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian melalui Call Center 110, sehingga petugas dapat merespons dengan cepat.
Editor: Abdul Wakhid