LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Persela Lamongan bertekad mencuri poin saat menantang RANS Nusantara FC pada pekan keenam Championship 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (17/10/2026) sore. Laskar Joko Tingkir mengincar hasil maksimal setelah kehilangan poin saat bermain imbang melawan Deltras FC pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, memastikan seluruh pemainnya dalam kondisi siap tempur. Persiapan dilakukan dengan membenahi sejumlah kekurangan, terutama penyelesaian akhir, sekaligus mengantisipasi kekuatan lawan.
Bima menilai RANS bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim berjuluk The Phoenix itu memiliki mental pantang menyerah dan mampu bangkit meski berada dalam situasi tertinggal.
RANS pernah membalikkan keadaan saat menghadapi Persiba Balikpapan. Sempat tertinggal dua gol, mereka mampu bangkit dan menang 3-2 di kandang sendiri.
Mentalitas tersebut kembali terlihat ketika RANS bertandang ke markas De Red FC di Stadion 10 Nopember, Surabaya. Tertinggal tiga gol, RANS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Bima Sakti mengakui RANS memiliki materi pemain yang bagus serta ditangani pelatih berpengalaman, Kas Hartadi. Karena itu, Persela tidak ingin meremehkan kekuatan tuan rumah.
"Yang pasti RANS tim yang bagus. Materinya bagus, pelatihnya bagus juga. Saya pikir mereka punya kekuatan tersendiri. Oleh sebab itu, kita antisipasi kekurangannya bagaimana, kelebihannya juga bagaimana," kata Bima saat konfrensi pers jelang pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Balikpapan tersebut optimistis Persela memiliki peluang membawa pulang poin dari Malang. Ia meminta para pemain bekerja keras dan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan.
Persela juga bertekad menebus kehilangan poin setelah ditahan imbang Deltras FC. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan empat kemenangan beruntun Laskar Joko Tingkir.
"Yang pasti kita akan berjuang maksimal lagi untuk pertandingan melawan RANS. Karena kemarin sudah kehilangan poin di kandang, dapatannya satu poin. Yang pasti kita ingin mengganti poin kita di Malang nanti," ujar Bima.
Untuk meningkatkan daya gedor, Persela memberikan perhatian khusus pada latihan penyelesaian akhir. Latihan finishing tidak hanya difokuskan kepada striker, tetapi juga pemain sayap dan gelandang yang berpotensi mencetak gol.
Bima berharap pembenahan tersebut membuat para pemain lebih efektif dalam memanfaatkan peluang saat menghadapi RANS. Ketajaman di depan gawang dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan target mencuri poin.
Tekad serupa disampaikan penyerang Persela, Kushedya Hari Yudo. Pemain asal Malang yang pernah memperkuat RANS tersebut memastikan seluruh pemain telah berkomitmen memberikan penampilan terbaik.
"Kita mau di sini bukan cuma sekadar jalan-jalan atau sekadar pertandingan, tapi kita ada target tersendiri. Kita mau curi poin di sini," tegas Yudo.
Yudo mengaku memiliki motivasi tambahan karena pertandingan digelar di kota kelahirannya sekaligus menghadapi mantan klubnya. Namun, ia menegaskan fokus utama tetap membantu Persela meraih hasil positif.
Sementara itu, pelatih RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, memastikan timnya siap menghadapi Persela. Ia mengakui Laskar Joko Tingkir memiliki performa yang bagus sehingga timnya harus tampil maksimal untuk mengamankan poin penuh.
"Untuk pertandingan besok, kita sudah siap melawan Persela. Yang pastinya Persela adalah tim yang tidak pernah terkalahkan. Ya, dia bermain cukup bagus dan juga trennya cukup bagus juga. Yang pasti, besok RANS akan menampilkan permainan yang terbaik," kata Kas.
Pertandingan ini menjadi ujian bagi Persela untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus menjaga persaingan di Championship 2026/2027. Disiplin bertahan, efektivitas penyelesaian akhir, dan kemampuan meredam kebangkitan RANS bakal menjadi kunci perjuangan Laskar Joko Tingkir di Stadion Kanjuruhan.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
