PUCUK, iNewsLamongan.id - Detik-detik menegangkan dialami seorang relawan penjaga pelintasan kereta api di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Saat tengah duduk di pos jaga, sebuah bus tiba-tiba menghantam mobil di depannya hingga pos yang ditempatinya ikut roboh.
Beruntung, relawan tersebut berhasil menyelamatkan diri. Ia segera bangkit dari tempat duduknya dan menghindar sesaat sebelum pos jaga itu dihantam kendaraan.
Momen dramatis tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian pada Sabtu (10/10/2026).
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, kecelakaan lalu lintas itu melibatkan bus bernomor polisi S-7804-UA dan mobil penumpang bernomor polisi S-1325-LC. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Dari hasil keterangan awal, bus yang dikemudikan S (50), warga Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, bus menabrak bagian belakang mobil yang dikemudikan F (48), warga Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Saat itu, mobil tengah mengurangi kecepatan karena hendak berbelok ke kiri.
"Mobil mengurangi kecepatan hendak belok ke kiri, tertabrak bus dari belakang," kata Ipda M. Hamzaid.
Benturan tersebut mengakibatkan mobil mengalami kerusakan pada bagian kap depan, bodi belakang, dan kaca belakang. Tak hanya itu, pos penjagaan yang digunakan relawan penjaga perlintasan kereta api juga roboh akibat kejadian tersebut.
Meski pos jaga hancur, relawan yang berada di dalamnya dilaporkan selamat. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.
"Pos penyeberangan relawan KAI juga dilaporkan roboh. Orangnya selamat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta," tambahnya.
Ipda M. Hamzaid mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, dan memperhatikan kondisi kendaraan di depan, terutama ketika melintas di kawasan yang rawan kecelakaan.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
