LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Kendal Tornado FC semakin mengukuhkan posisinya dalam persaingan Championship 2026/2027 setelah membungkam Persiba Balikpapan dengan skor telak 3-0. Kemenangan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (16/10/2026), mengantarkan Kendal Tornado FC sementara memuncaki klasemen Grup B dengan koleksi 13 poin.
Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Persiba Balikpapan semakin tertekan. Tim berjuluk Beruang Madu itu masih tertahan di peringkat kesembilan dengan minus empat poin akibat sanksi federasi.
Kendal Tornado FC langsung menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan. Irpan Siregar membuka keunggulan ketika laga baru berjalan lima menit, membuat Persiba harus bekerja keras mengejar ketertinggalan.
Tekanan Kendal Tornado FC kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Ousmane Camara menggandakan keunggulan pada menit ke-41 sekaligus membawa timnya unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persiba berupaya memperbaiki permainan dan mulai menemukan ritme. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat mereka gagal memperkecil ketertinggalan.
Kendal Tornado FC justru mampu memanfaatkan situasi untuk menambah keunggulan. Patrick mencetak gol ketiga pada menit ke-82 sekaligus memastikan kemenangan 3-0 bagi tim tamu.
Caretaker Persiba Balikpapan, Yus Arfandy, mengakui timnya kalah dari segi kualitas permainan. Meski demikian, ia menilai mental para pemain mulai menunjukkan perkembangan positif, meskipun harus menghadapi tekanan setelah kebobolan pada menit-menit awal.
“Dari segi permainan kita tahu pasti Kendal di atas daripada kami. Tapi mental pemain kita sudah mulai baik. Kita hanya kebobolan di menit awal-awal,” ujar Yus.
Menurut Yus, Persiba sebenarnya mulai menemukan ritme permainan seiring berjalannya pertandingan. Namun, peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol sehingga timnya gagal mengubah jalannya laga.
Ia meminta para pemain segera bangkit dan tidak larut dalam kekecewaan. Yus menegaskan, menjaga kondisi mental menjadi salah satu prioritas agar Persiba bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
“Di pertandingan ini kita lewatkan, fokus lagi. Semua tetap bertanggung jawab. Saya sebagai head coach, baik caretaker di sini, pikir anak-anak perlu rileks, bagaimana saya mengangkat semangatnya kembali,” tuturnya.
Yus juga menyayangkan insiden padamnya lampu Stadion Surajaya yang terjadi ketika pertandingan berlangsung. Menurutnya, gangguan teknis tersebut memengaruhi momentum saat para pemain mulai meningkatkan intensitas permainan dan menemukan fokus.
Sebenarnya mati lampu itu pengaruh, karena walaupun tensi sudah mulai naik, sudah mulai fokus anak-anak, tiba-tiba mati lampu. Sangat disayangkan,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, bersyukur timnya mampu membawa pulang tiga poin dengan kemenangan meyakinkan. Namun, ia mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas karena perjalanan kompetisi masih panjang.
“Semoga hasil ini tidak membuat kami lupa diri atau jumawa, karena kompetisi masih panjang. Harapannya di pertandingan berikutnya kita tampil lebih baik,” kata Stefan.
Stefan menegaskan, Kendal Tornado FC akan tetap berfokus pada peningkatan performa tim sendiri daripada memperhitungkan hasil pertandingan para pesaing. Ia berharap konsistensi dan tanggung jawab pemain dapat terus terjaga demi meraih poin penuh pada laga-laga selanjutnya.
“Dari saya pribadi, saya sampaikan ke pemain, kita tidak terlalu melihat tim lain karena kita lebih fokus sama tim kami sendiri. Setiap pertandingan pemain punya semangat dan tanggung jawab untuk bisa ambil poin penuh,” jelasnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Kendal Tornado FC untuk menjaga persaingan di papan atas Grup B. Sementara itu, Persiba Balikpapan dituntut segera berbenah agar bisa keluar dari tekanan dan memperbaiki posisi di klasemen.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
