Kekeringan Lamongan Meluas, Khofifah Siapkan OMC dan Sumur Bor

Ahmad Zainuri
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, mendiatribusikan vantuan air bersih di Kecamatan Mantup pada Jum'at pagi (18/9/2026). (Foto: Istimewa)

MANTUP, iNewsLamongan.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan sejumlah langkah penanganan kekeringan di Kabupaten Lamongan, mulai dari distribusi bantuan air bersih, penyediaan tandon dan jerigen, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemprov Jatim juga mendorong pencarian sumber air baru sebagai solusi jangka panjang bagi wilayah yang terdampak kekeringan.

Langkah tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bulu, Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jumat (18/9/2026).

Bantuan yang disalurkan Pemprov Jatim terdiri dari 70 jerigen berkapasitas 15 liter, 150 tandon berkapasitas 1.200 liter, serta bantuan air bersih dengan nilai mencapai Rp61.419.700.

Khofifah mengatakan, hingga kini terdapat 24 kabupaten/kota di Jawa Timur yang telah menetapkan status kedaruratan akibat kekeringan. Kehadiran Pemprov Jatim, kata dia, untuk memperkuat upaya penanganan yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.

“Sebetulnya kehadiran Pemprov mensubstitusi, melapisi yang dilakukan para bupati dan wali kota. Yang sudah dilakukan Pak Bupati Lamongan, kita memberikan pelapisan,” ujar Khofifah.

Selain memperkuat distribusi air bersih dan bantuan kebutuhan dasar, Pemprov Jatim juga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 3 September 2026.

OMC dilakukan saat terdapat potensi awan yang memungkinkan untuk diintervensi. Dari pelaksanaan tersebut, hujan ringan hingga sedang tercatat turun di sejumlah titik.

Namun, Khofifah menegaskan penanganan kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan air bersih. Pemerintah perlu menyiapkan solusi jangka panjang dengan mencari dan mengembangkan sumber air baru di wilayah terdampak.

Pemprov Jatim saat ini mengidentifikasi sejumlah sumber air terdekat yang berpotensi dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Prinsipnya kita harus berikhtiar bagaimana solusi strategis. Apakah sumur-sumur bor yang bisa kita lakukan, kita akan maksimalkan ikhtiar itu,” katanya.

Menurut Khofifah, pencarian sumber air melalui pengeboran memiliki tantangan karena kondisi geologi yang berbeda di setiap wilayah. Ia mencontohkan, terdapat titik pengeboran hingga kedalaman 200 meter yang belum menemukan sumber air karena kondisi batuan.

Sebaliknya, di lokasi lain sumber air justru dapat ditemukan pada kedalaman sekitar 90 meter.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan kekeringan saat ini melanda 12 kecamatan dengan sekitar 42 dusun. Pemkab Lamongan bersama Pemprov Jatim terus melakukan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Di 12 kecamatan, ada sekitar 42 dusun. Hari ini kita sudah banyak menyalurkan, hampir tiap hari, baik dari pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi,” tutur Yuhronur.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut mengapresiasi kehadiran langsung Gubernur Jatim dalam penanganan kekeringan di Lamongan, termasuk penyaluran bantuan air bersih dan sembako kepada masyarakat terdampak.

Menurut Yuhronur, Pemkab Lamongan juga akan menindaklanjuti solusi yang disampaikan Gubernur Jatim, terutama terkait pencarian sumber air baru.

“Ibu juga memberikan beberapa solusi, termasuk mencari sumber-sumber baru. Sehingga nanti wilayah yang ada di sini bisa memiliki sumber baru lagi dan di musim kemarau seperti ini masih ada air di dalamnya,” katanya.

Ke depan, Pemkab Lamongan akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk memperkuat distribusi air bersih sekaligus mengembangkan sumber air baru. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan dan memenuhi kebutuhan air masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.

Editor : Abdul Wakhid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network