LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Jagat media sosial di Lamongan beberapa waktu yang lalu sempat dihebohkan dengan beredarnya video dan tangkapan layar percakapan yang menyeret nama seorang oknum camat. Dalam video yang viral tersebut, sosok yang diduga camat terlihat berjalan mesra bersama seorang wanita yang bukan pasangan sahnya.
Tak hanya itu, sejumlah tangkapan layar percakapan bernuansa pribadi dan komentar berbau seksual yang diduga melibatkan oknum pejabat tersebut juga tersebar luas di berbagai platform digital.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi akhirnya buka suara. Ia membenarkan bahwa Inspektorat Kabupaten Lamongan telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
“Ya, kami sudah mendengar terkait hal tersebut dan mutasi yang kami lakukan beberapa waktu lalu juga merupakan salah satu bentuk sanksi kepada yang bersangkutan,” kata Yuhronur Efendi kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menjelaskan, pencopotan jabatan dari posisi camat merupakan bagian dari sanksi yang telah dijatuhkan. Sementara kemungkinan sanksi tambahan masih menunggu hasil dan rekomendasi dari Inspektorat.
“Laporan sudah saya terima dari Inspektorat. Untuk sanksi lainnya nanti menunggu. Sekarang sudah dicopot dari jabatannya sebagai camat, itu sudah salah satu sanksinya,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pemanggilan terhadap istri oknum camat tersebut, Pak Yes menyebut hingga kini belum ada langkah khusus yang dilakukan. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga.
“Belum ada laporan dan memang belum ada pemanggilan secara khusus,” terangnya.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
