Sudah Transfer Pelunasan Tapi Gagal Berangkat Haji, Ini Penjelasan Kemenag Lamongan

Abdul Wakhid
Rombongan jamaah haji Lamongan diberangkatkan ke asrama haji Surabaya Rabu ( 29/4/2026)

SUKODADI, iNewsLamongan.id - Nasib pilu dialami calon jemaah haji asal Kecamatan Sukodadi, Lamongan, berinisial YN (45). Meski merasa telah melunasi biaya haji, ia justru gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Kabar pembatalan keberangkatan itu disampaikan oleh pihak Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) melalui pesan WhatsApp pada Februari lalu tanpa disertai surat resmi, sehingga mengejutkan keluarga.

Salah satu keluarga, Sri Rahayu, mengaku seluruh persiapan sudah dilakukan. YN bahkan dijadwalkan berangkat mendampingi ibunya.

“Tes kesehatan sudah, semuanya juga sudah, mengapa kok tidak jadi berangkat. Tolong dijelaskan sejelas-jelasnya mengapa kok tidak jadi,” kata Sri Rahayu pada wartawan Jum'at (1/5/2026).

Pihak KBIHU Al-Mabrur Lamongan membantah adanya praktik jual beli kuota haji. Ketua KBIHU, Wahyuni Danial Khotimah, menegaskan bahwa lembaganya tidak memiliki kewenangan terkait kuota haji.

“Jual beli kuota haji itu tidak benar. KBIHU tidak memiliki kewenangan terkait porsi haji,” tulisnya dalam klarifikasi.

Editor : Abdul Wakhid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network