SUKODADI, iNewsLamongan.id - Peristiwa tragis terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (17/2/2026) pagi. Tiga bocah perempuan dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara satu anak lainnya berhasil diselamatkan warga.
Berdasarkan laporan resmi dari Polsek Sukodadi, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya korban tenggelam di waduk.
Kapolsek Sukodadi menyampaikan bahwa insiden bermula saat empat anak bermain seusai melaksanakan salat Subuh di musala sekitar pukul 05.00 WIB. Keempatnya kemudian berjalan-jalan pagi menuju area waduk.
Menurut Kapolsek Sukodadi IPDA M. Sokep, Keempat anak tersebut masing-masing berinisial NR (13), RZH (9), UKSH (6), dan AA (11). Dari kejadian itu, tiga anak dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu korban, AA (11), selamat dan menjalani perawatan di Puskesmas Sumberaji.
"Betul, ada dua orang korban yang statusnya kakak beradik," kata IPDA M. Sokep.
"Awalnya salah satu korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam waduk. Dua rekannya berusaha memberikan pertolongan, namun karena tidak bisa berenang, keduanya justru ikut tenggelam," kata Kapolsek.
Korban selamat sempat berteriak meminta tolong hingga terdengar warga yang melintas di sekitar lokasi. Dua remaja dan seorang warga dewasa kemudian bergegas menolong dan berhasil menyelamatkan satu korban.
Warga yang berdatangan selanjutnya membawa dua korban ke Puskesmas Sumberaji. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya telah lebih dahulu dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Rendy, salah seorang remaja yang menyelam dan menemukan korban di dasar waduk menduga ketiga anak yang dievakuasinya sudah dalam meninggal.
"Posisi ketiga korban tadi berada di dasar waduk agak jauh dari tepi, sepertinya sudah meninggal," kata Rendy.
Petugas kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan adanya unsur tindak kriminal dalam peristiwa tersebut. Di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya sandal, jajanan ringan, serta telepon genggam milik salah satu korban.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan resmi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area perairan yang berisiko tinggi.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
