KALITENGAH, iNewsLamongan.id - Dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon yang jatuh pada 10 Januari, PAC Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kalitengah bersama Banser dan jajaran Forkopimcam Kalitengah mengadakan aksi penanaman pohon nangka pada Kamis (9/1/2025). Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Kepolisian Sektor Kalitengah sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung program pemerintah terkait penghijauan dan ketahanan pangan.
Penanaman pohon dimulai dengan seremoni pembukaan, diikuti dengan aksi penanaman pohon nangka di sepanjang jalan poros kecamatan dengan jarak lima meter antar pohon. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan, mengurangi dampak perubahan iklim, dan melindungi keanekaragaman hayati.
Ketua PAC GP Ansor Kalitengah, Mohammad Iqbal Nuruddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program pemerintah. Selain itu, penanaman pohon nangka dipilih sebagai simbol komitmen GP Ansor Kalitengah dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
"Pohon yang kami tanam ini adalah pohon nangka. Ini bukti bahwa GP Ansor Kalitengah dan Banser berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat," kata Iqbal pada wartawan.
Camat Kalitengah, Nurul Misbah, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, penanaman pohon nangka sejalan dengan gerakan ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Sebelumnya, Forkopimcam Kalitengah juga telah menanam 550 pohon mangga sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan yang tidak terpakai.
"Penanaman pohon ini diharapkan menjadi sumber pangan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar sekaligus memotivasi warga untuk mengelola lahan kosong agar lebih produktif," ujar Nurul Misbah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Sejuta Pohon, tetapi juga sebagai bentuk kolaborasi antara PAC GP Ansor Kalitengah dan Polsek Kalitengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait