Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penyakit PMK Melandai, Disnakeswan Lamongan Akan Gelar Vaksinasi Serentak
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Rabies, Disnakeswan Lamongan Datangi Rumah Warga untuk Vaksinasi Kucing

Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:40 WIB
  • author Ahmad Zainuri
Cegah Rabies, Disnakeswan Lamongan Datangi Rumah Warga untuk Vaksinasi Kucing
Vaksinasi kucing gratis dalam rangka memperingati World Rabies Day 2026 di perumahan Demangan Residence Lamongan. (Foto: Ahmad Zainuri)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Membawa kucing ke tempat pelayanan kesehatan hewan tidak selalu mudah bagi pemiliknya. Karena itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan memilih mendatangi langsung permukiman warga untuk memberikan vaksinasi rabies gratis.

Langkah tersebut dilakukan dalam rangka memperingati World Rabies Day 2026. Sebanyak 90 ekor kucing milik warga mendapat vaksinasi melalui layanan keliling yang digelar di sejumlah kawasan perumahan selama sepekan, mulai tanggal 5 hingga 13 Oktober 2026.

Salah satu lokasi pelayanan berada di Perumahan Demangan Residence. Sebelumnya, tim Disnakeswan Lamongan juga mendatangi Perumahan Yosdes dan Graha Indah.

Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofiyah Nurhayati, mengatakan layanan jemput bola sengaja dilakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan bagi hewan peliharaannya.

Selain memudahkan pemilik, cara tersebut juga dinilai lebih nyaman bagi hewan karena tidak harus menempuh perjalanan jauh yang dapat memicu stres maupun kelelahan, terutama di tengah cuaca panas.

"Meski Lamongan saat ini berstatus bebas rabies, upaya preventif dan pencegahan tetap harus digencarkan demi memelihara kewaspadaan bersama. Penyakit rabies tergolong zoonosis yang berpotensi menular ke manusia, sehingga kesehatan hewan peliharaan dan pemiliknya harus sama-sama diperhatikan," kata Shofiyah, Kamis (8/10/2026).

Setiap kucing yang datang tidak langsung mendapatkan suntikan vaksin. Tim medis veteriner terlebih dahulu melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi tubuh hewan memungkinkan untuk divaksinasi.

Pemeriksaan antara lain meliputi penimbangan berat badan dan pengecekan suhu tubuh. Dari pemeriksaan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah gangguan kesehatan ringan pada kucing milik warga, seperti kutu, infeksi jamur, flu hingga radang mata.

Kondisi tersebut ditangani terlebih dahulu sebelum hewan mendapatkan vaksinasi.

"Mayoritas keluhan yang ditemukan pada kucing warga berupa infeksi ringan seperti kutu, jamur, flu, hingga radang mata. Namun seluruh kondisi tersebut masih tergolong aman dan berhasil teratasi sebelum divaksin," jelasnya.

Antusiasme warga terhadap program tersebut cukup tinggi. Namun, jumlah vaksin yang diberikan di masing-masing perumahan dibatasi sekitar 20 dosis karena menyesuaikan ketersediaan logistik obat.

Meski kuotanya terbatas, rangkaian vaksinasi keliling tersebut secara keseluruhan telah menjangkau 90 ekor kucing.

Salsa, salah seorang pemilik kucing di Perumahan Demangan Residence, menilai layanan yang langsung hadir di lingkungan warga sangat membantu pemilik hewan.

"Kegiatan ini sangat membantu dan memberikan rasa aman bagi kami pemilik anabul. Rabies ini kan penyakit berbahaya yang bisa menular, jadi adanya vaksinasi gratis ini membuat kami tenang. Di perumahan sini sudah sekitar tiga sampai empat kali diadakan," ujar Salsa.

Ia berharap pelayanan serupa dapat dilakukan lebih rutin dengan cakupan wilayah yang semakin luas. Warga juga berharap pemerintah menambah jenis pelayanan kesehatan hewan gratis, termasuk sterilisasi dan vaksinasi lainnya.

"Harapannya ke depan bisa lebih sering diadakan, dan kalau bisa ada tambahan layanan gratis untuk sterilisasi hewan serta jenis vaksinasi lainnya," imbuhnya.

Setelah menyelesaikan vaksinasi keliling di sejumlah perumahan, Disnakeswan Lamongan akan melanjutkan pelayanan vaksinasi rabies gratis melalui 11 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di wilayah Lamongan.

Editor: Abdul Wakhid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut