Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lapas Lamongan Pasok Selada untuk Program MBG, Warga Binaan Dilibatkan dalam Ketahanan Pangan
Advertisement . Scroll to see content

Lamongan Siapkan Perda Perlindungan Peternak, FKH Unair Kawal Pilot Project Dua Tahun

Rabu, 30 September 2026 | 18:38 WIB
  • author Ahmad Zainuri
Lamongan Siapkan Perda Perlindungan Peternak, FKH Unair Kawal Pilot Project Dua Tahun
Pemotongan pita peresmian tugu kerjasama antara Pemkab Lamongan dan UNAIR di bidang peternakan. (Foto: Ahmad Zainuri)

MADURAN, iNewsLamongan.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bersama Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) mematangkan penyusunan roadmap ketahanan pangan berbasis lumbung protein daerah. Langkah tersebut ditandai dengan peresmian tugu kerja sama sekaligus pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Desa Klagensrampat, Kecamatan Maduran, Lamongan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, roadmap tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas basis ketahanan pangan daerah. Lamongan tidak hanya diarahkan mempertahankan posisi sebagai lumbung padi, tetapi juga dikembangkan menjadi lumbung protein dan sentra peternakan dengan mengoptimalkan berbagai komoditas ternak.

“Ini sebagai salah satu support dan dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan yang akan juga menjadikan Lamongan ini sebagai lumbungnya ternak. Tidak hanya lumbung padi, tapi juga lumbung protein, lumbung ternak, termasuk semua ternak yang ada di Lamongan ini,” ujar Yuhronur.

Menurut dia, pengembangan sektor peternakan membutuhkan dukungan kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih terjamin bagi peternak.

Karena itu, Pemkab Lamongan tengah memproses penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Peternak dan Peternakan. Regulasi tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan hukum, memberikan kepastian harga, sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan terhadap peternak.

“Di dalam peraturan daerah ini ada yang mengikat, baik kepada pemerintah, masyarakat, terhadap mekanisme pasar dan semuanya. Sehingga nanti masyarakat, khususnya peternak, ini akan terlindungi, mendapatkan kepastian harga dan juga mendapatkan kepastian untuk pembinaan mereka,” jelasnya.

Klagensrampat Jadi Pilot Project Peternakan Unggas

Dalam implementasi roadmap tersebut, Desa Klagensrampat ditetapkan sebagai lokasi percontohan atau demplot pengembangan peternakan unggas, khususnya itik atau bebek.

Model pengembangan di desa tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi referensi untuk direplikasi ke desa-desa lain. Dengan pendekatan tersebut, program ketahanan pangan tidak berhenti pada intervensi produksi, tetapi diarahkan menjadi model pengembangan peternakan yang dapat diperluas secara sistematis.

Dekan FKH Unair periode tersebut, Prof. Dr. Lilik Maslachah, mengatakan pihak akademisi akan memberikan pendampingan terhadap pilot project selama dua tahun.

Menurut Lilik, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan perangkat daerah terkait diperlukan agar model yang dikembangkan di Klagensrampat dapat dipercepat untuk diterapkan di wilayah lain.

“Ini kan pilot project. Untuk mempercepat itu, kolaborasi dengan kabupaten dengan dinas akan mempercepat penyebaran. Pilot project ini nanti akan mempercepat perluasan,” katanya.

FKH Unair Dukung Perda Perlindungan Peternak

Lilik juga memberikan respons positif terhadap rencana Pemkab Lamongan menyusun Perda Perlindungan Peternak dan Peternakan.

Ia menilai keberadaan regulasi diperlukan untuk memberikan kerangka perlindungan bagi peternak sekaligus memperkuat peran pemerintah dalam pengembangan sektor peternakan.

“Bagus sekali, sehingga peternak terlindungi dengan adanya aturan yang akan dibahas di level pemerintahan,” ujarnya.

Kolaborasi Pemkab Lamongan dan FKH Unair tersebut menempatkan pengembangan peternakan tidak sekadar sebagai aktivitas ekonomi, tetapi sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Pendekatan berbasis roadmap juga membuka ruang bagi pengembangan produksi protein hewani, peningkatan kapasitas peternak, serta penguatan kebijakan perlindungan usaha peternakan secara berkelanjutan.

Editor: Abdul Wakhid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut