Update Ledakan PT Superior Prima Sukses Lamongan: 2 Pekerja Tewas, 5 Terluka
PUCUK, iNewsLamongan.id - Ledakan keras yang terjadi di ruang kerja PT Superior Prima Sukses atau Blescon di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menewaskan dua pekerja. Sementara lima pekerja lainnya mengalami luka bakar dan harus mendapatkan penanganan medis.
Dua korban meninggal dunia masing-masing M. Sharul Fahni (25), warga Dusun Gerdu, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Lamongan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara korban kedua, Robith Fatahilah (20), warga Desa Nyabung, Kecamatan Laren, Lamongan, sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026) dini hari. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam pemeriksaan dan investigasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kerja tersebut.
Menurut Zamroni, informasi awal yang diterima menyebutkan kecelakaan diduga terjadi akibat ledakan pada peralatan dalam proses produksi batu ringan.
Namun, ia menegaskan penyebab pasti ledakan belum dapat disimpulkan sebelum pemeriksaan dan investigasi selesai.
“Berdasarkan informasi awal diduga terjadi ledakan pada peralatan dalam proses produksi batu ringan. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih harus dipastikan melalui pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak yang berwenang,” ujar Zamroni, Kamis (17/9/2026).
Disnaker Lamongan juga akan melakukan pemeriksaan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 di perusahaan tersebut.
Pemeriksaan akan mencakup kondisi peralatan, penerapan prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, sistem pengamanan serta berbagai aspek keselamatan lainnya.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pekerjaan,” tegasnya.
Sementara itu, setelah menerima laporan kejadian, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap korban, olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi serta mendokumentasikan lokasi kejadian.
Dua orang saksi yang telah dimintai keterangan yakni Suryadi (40), petugas keamanan asal Warukulon, Kecamatan Pucuk, dan Reza Hanafi (30), karyawan yang tinggal di sekitar asrama Blescon.
Selain dua korban meninggal dunia, lima pekerja lainnya mengalami luka bakar. Mereka yakni Akmad Arif Wijaya (31), warga Desa Warukulon; Sigit Kamseno (36), warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya; Andika Dwi Ramadhan (20), warga Dusun Sapan, Desa Ndateng, Kecamatan Laren; Imam Sugiono (36), warga Dusun Jetis, Desa/Kecamatan Kedungpring; serta Fiki (31), warga Putat Lor, Kecamatan Turi, Lamongan.
Kelima korban luka tersebut langsung mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, sementara aspek keselamatan kerja di perusahaan juga akan menjadi bagian dari pemeriksaan.
Editor: Abdul Wakhid