Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Remaja Penjual Polo Pendem di Babat yang Putus Sekolah, Berjuang demi Ibu Pengidap Kanker Usus
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PPN Sebut Lamongan Punya Fondasi Kuat Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB
  • author Ahmad Zainuri
Menteri PPN Sebut Lamongan Punya Fondasi Kuat Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Geliat industri di kawasan pantai utara Lamongan yang berpotensi untuk berkembang. (Foto: Istimewa)

PACIRAN, iNewsLamongan.id - Potensi ekonomi Kabupaten Lamongan dinilai semakin menjanjikan untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di kawasan Pantura Jawa Timur. Selain ditopang sektor pertanian, daerah ini juga memiliki ribuan hektare lahan yang disiapkan untuk pengembangan kawasan industri, didukung keberadaan pelabuhan bertaraf internasional.

Penilaian tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy saat meninjau kawasan industri PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Kecamatan Paciran, Kamis (30/7/2026).

Menurut Rachmat, kekuatan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Lamongan dapat diintegrasikan dengan sektor industri sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

"Lamongan memiliki kekuatan di sektor pertanian yang dapat diintegrasikan dengan industri sehingga menciptakan nilai tambah," ujar Rachmat.

Ia juga mengapresiasi keberadaan PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang telah memiliki fasilitas pelabuhan berstandar internasional. Namun, menurutnya, pengembangan kawasan industri harus dibarengi peningkatan konektivitas infrastruktur, terutama akses jalan, agar distribusi logistik dan arus investasi semakin efisien.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lamongan dengan kontribusi sekitar 30 persen. Adapun sektor industri pengolahan memberikan kontribusi sekitar 12 persen terhadap perekonomian daerah.

Menurutnya, Lamongan telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas 7.419 hektare. Dari luas tersebut, sekitar 6.128 hektare lahan masih tersedia dan siap dikembangkan sebagai kawasan investasi baru.

Untuk mempercepat pertumbuhan kawasan industri, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengusulkan sejumlah proyek strategis kepada pemerintah pusat. Di antaranya pelebaran Jalan Daendels dari Manyar, Gresik hingga perbatasan Tuban, percepatan pembangunan Jalan Tol Gresik–Tuban, serta pengembangan sistem penyediaan air bersih guna mendukung kebutuhan industri.

"Pelabuhan ini akan menjadi salah satu penopang kawasan industri Pantura. Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk penguatan infrastruktur agar pengembangan kawasan industri Lamongan semakin optimal," kata Yuhronur.

Editor: Abdul Wakhid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut