get app
inews
Aa Text
Read Next : Pencarian KMN Entok Masuk Hari ke-40, Keluarga Korban Dilibatkan dalam Operasi SAR

Sempat Pingsan di Atas Kapal, Nelayan Lamongan Meninggal dalam Pelayaran

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:40 WIB
header img
Proses evakuasi jenazah nelayan asal paciran menuju Rumah Sakit. (Foto: Istimewa)

PACIRAN, iNewsLamongan.id - Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Mitra Usaha meninggal dunia saat menjalankan aktivitas melaut di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Korban berinisial W (47), nelayan asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, korban sempat pingsan usai mandi, menunaikan salat, dan mencuci pakaian di atas kapal.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, korban tiba-tiba terjatuh saat menjemur pakaian sekitar pukul 16.00 WIB. Rekan-rekan ABK kemudian membawa korban ke dalam rumah-rumahan kapal, sementara nahkoda memberikan minyak kayu putih sebelum korban terlihat tertidur.

Namun saat diperiksa kembali sekitar pukul 23.00 WIB, korban sudah tidak memberikan respons.

"Setelah dilakukan pengecekan denyut nadi dan pernapasan, korban dinyatakan telah meninggal dunia," ujar IPDA M. Hamzaid.

KMN Mitra Usaha diketahui berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Sabtu (27/6/2026) dengan tujuan Perairan Masalembu. Kapal tersebut diawaki seorang nahkoda dan 13 ABK.

Usai mengetahui korban meninggal dunia, nahkoda bersama seluruh awak kapal memutuskan menghentikan aktivitas penangkapan ikan dan kembali ke Pelabuhan PPN Brondong. Kapal tiba di pelabuhan pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.50 WIB.

Setibanya di pelabuhan, personel Satpolairud Polres Lamongan bersama Kasatpolairud AKP Guntur mengevakuasi jenazah korban ke RS ARSY Paciran untuk dilakukan visum et repertum.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penyebab kematian korban.

Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut