Warga Blawirejo Mengamuk, Balai Desa Dirusak, Kades Nyaris Dimassa
KEDUNGPRING, iNewsLamongan.id - Aksi demonstrasi warga Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan viral di media sosial. Unjuk rasa berujung ricuh pada Selasa (31/3/2026) tersebut menuntut kepala desa mundur dari jabatannya karena diduga terlibat penyelewengan dana desa.
Aksi yang berlangsung di Balai Desa Blawirejo tersebut awalnya berjalan tertib. Namun, situasi berubah memanas ketika tuntutan warga tak kunjung mendapat kejelasan.
Massa yang kecewa kemudian meluapkan emosi dengan merusak sejumlah fasilitas pelayanan publik dan menyegel kantor balai desa sebagai bentuk protes.
Salah satu peserta aksi, Kusman, menyebut warga menuntut Kepala Desa Blawirejo, Ali Rohman, untuk mengembalikan dana desa yang diduga disalahgunakan selama periode 2020 hingga 2026 dengan nilai mencapai Rp1 miliar.
Selain itu, warga juga menyoroti minimnya transparansi dalam pengelolaan dana desa selama enam tahun terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
“Warga hanya menuntut kejelasan dan tanggung jawab atas janji yang sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Kusman Rabu (1/4/2026).
Kericuhan memuncak saat massa mulai tidak sabar menunggu respons dari pihak pemerintah desa. Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi akhirnya mengevakuasi kepala desa untuk menghindari amukan warga.
Editor : Abdul Wakhid