get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Lebaran, Harga Ayam di Lamongan Tak Kunjung Turun

Pasar Sidoharjo Diserbu Penjual Janur Jelang Lebaran Ketupat

Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:36 WIB
header img
Sebagian warga memilih membeli janur dalam bentuk lembaran mentah. Selain lebih ekonomis, cara ini juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menganyam ketupat bersama. (Foto: Atmo)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Menjelang perayaan Lebaran Ketupat, aktivitas di Pasar Tradisional Sidoharjo, Lamongan, Jawa Timur, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak Kamis hingga Jum'at (27/3/2026) pagi, pasar dipadati oleh pedagang janur musiman yang datang dari berbagai daerah dengan membawa pasokan daun kelapa muda dalam jumlah besar.

Kehadiran para pedagang ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mulai bersiap menyambut tradisi tahunan tersebut. Janur menjadi bahan utama dalam pembuatan ketupat yang identik dengan perayaan Lebaran Ketupat.

Meski stok janur terpantau melimpah di berbagai titik pasar, para pedagang mengaku menghadapi tantangan penjualan yang lebih berat dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Saat ini, harga janur di tingkat eceran berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per ikat, bergantung pada kualitas dan ukuran daun. Angka tersebut justru mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Salah satu pedagang janur, Cihong, mengungkapkan bahwa dirinya berharap lonjakan pembeli akan terjadi menjelang puncak perayaan, khususnya pada H-1 Lebaran Ketupat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia telah menyiapkan stok dalam jumlah besar, bahkan mencapai lebih dari 100 ikat besar.

“Biasanya pembeli ramai menjelang sore hingga malam sebelum Lebaran Ketupat,” ujarnya.

Di sisi lain, sebagian warga memilih membeli janur dalam bentuk lembaran mentah dibandingkan selongsong ketupat yang sudah jadi. Selain lebih ekonomis, cara ini juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk menganyam ketupat bersama.

Nurhidayah, salah satu pembeli, mengaku lebih memilih janur mentah karena bisa diolah sendiri di rumah.

“Lebih hemat, dan bisa jadi momen kebersamaan dengan keluarga saat menganyam ketupat,” katanya.

Tradisi menganyam ketupat memang masih terjaga di tengah masyarakat Lamongan dan menjadi bagian penting dalam perayaan Lebaran Ketupat. Hingga kini, Pasar Sidoharjo tetap menjadi pusat utama distribusi janur bagi warga.

Dalam beberapa hari ke depan, para pedagang berharap terjadi peningkatan penjualan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, sehingga perputaran ekonomi sektor musiman ini bisa kembali bergairah.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut