BABAT, iNewsLamongan.id - Di balik musibah yang merenggut nyawa Maliyah Finda (51) warga jalan Jombang Babat di Gunung Piramid, Bondowoso, tersimpan kisah seorang perempuan yang menjadikan alam sebagai tempat mencari ketenangan hidup. Paman korban, Na'im Machzyumi, mengungkapkan keponakannya telah lama menekuni berbagai aktivitas luar ruang, terutama mendaki gunung, setelah menghadapi persoalan dalam kehidupan pribadinya.
Menurut Na'im, korban dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga, mulai dari maraton, bersepeda, hingga touring sepeda motor. Hobi mendaki gunung telah dijalani sejak lama dan sudah membawanya menaklukkan sejumlah gunung di berbagai daerah.
"Dia memang sudah lama suka aktivitas alam. Selain maraton dan gowes, dia hobi touring motor dan mendaki gunung. Sudah berkali-kali mendaki berbagai gunung," kata Na'im, Kamis (6/8/2026).
Na'im menuturkan, setiap kali hendak mendaki, korban selalu meminta izin kepada ibunya. Namun, sang ibu hampir selalu menangis dan berusaha melarang karena khawatir akan keselamatan putrinya.
"Setiap pamit, ibunya pasti menangis dan melarang karena khawatir," ujarnya.
Karena tak ingin membuat ibunya bersedih, pada beberapa pendakian berikutnya korban memilih berangkat tanpa berpamitan. Namun, menjelang perjalanan terakhirnya ke Gunung Piramid, ia kembali meminta izin.
Saat itu korban berpamitan hendak menuju Bali untuk menemui anaknya. Di tengah perjalanan, ia mengaku ingin lebih dulu mendaki Gunung Piramid yang berada di Kabupaten Bondowoso.
"Dia bilang mau ke Bali, tapi sebelumnya ingin naik Gunung Piramid dulu karena searah perjalanan," ungkap Na'im.
Beberapa hari sebelum pendakian, korban juga sempat mengunggah sebuah kutipan di media sosial yang kemudian menjadi perhatian keluarga setelah musibah terjadi. Dalam unggahan itu, korban menuliskan pertanyaan, "Menurut pendapatmu, bagaimana hidup yang lebih tenang?"
Meski demikian, Na'im menegaskan keluarga tidak menganggap unggahan tersebut sebagai firasat. Menurutnya, korban memang sering membagikan kutipan-kutipan motivasi di media sosial.
Ia juga mengungkapkan, setelah bercerai korban tidak berusaha mencari pasangan baru. Korban memilih mengisi hidupnya dengan berbagai aktivitas positif dan semakin dekat dengan alam.
"Dia mencintai alam. Mungkin itu cara dia mencari ketenangan dan menjalani hidup," tuturnya.
Editor : Abdul Wakhid
