LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Laga penuh makna akan tersaji pada pekan ke-25 Championship 2025/2026 saat Persela Lamongan menjamu Persipal Palu di Stadion Surajaya, Sabtu (18/4/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga menjadi momen spesial karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-59 Laskar Joko Tingkir.
Saat ini, Persela berada di posisi kelima Grup B dan tengah mengusung ambisi besar untuk mengamankan tiga poin demi menjaga peluang menembus papan atas. Di sisi lain, Persipal yang terdampar di dasar klasemen dengan tujuh poin tetap bertekad memberikan perlawanan, meski telah dipastikan terdegradasi.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengakui kondisi timnya sempat terkuras usai perjalanan panjang dari Jayapura. Meski demikian, ia memastikan para pemain sudah siap tempur.
“Kami menyesuaikan pola latihan untuk pemulihan kondisi. Memang ada kelelahan, tapi saya lihat pemain sudah siap memberikan yang terbaik. Apalagi ini momen ulang tahun Persela, kami ingin tampil maksimal dan meraih tiga poin,” ujar Bima, Jumat (17/4/2026).
Bima juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan. Menurutnya, posisi Persipal di dasar klasemen bukan jaminan pertandingan akan mudah.
“Mereka memang sudah dipastikan degradasi, tapi tetap punya kualitas. Saya tekankan ke pemain untuk tetap fokus. Akan ada beberapa rotasi pemain sekaligus persiapan untuk laga berikutnya,” tambahnya.
Ambisi Persela jelas: menjaga asa di papan atas klasemen. “Yang terpenting, kami harus meraih tiga poin,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih Persipal, Andhika Mulia Pratomo, datang tanpa tekanan. Ia memastikan seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap memberikan performa terbaik.
“Tidak ada pemain cedera. Kami tetap mengincar hasil positif. Ini kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kualitas mereka,” ujar Andhika.
Ia menilai sisa pertandingan musim ini menjadi panggung pembuktian bagi para pemain Persipal, terutama untuk menarik perhatian klub lain di Liga 1 maupun Liga 2 musim depan.
“Ini tantangan bagi pemain. Mereka harus tampil maksimal agar punya peluang berkarier di level lebih tinggi,” katanya.
Andhika juga mengakui kegagalan timnya bertahan di Liga 2 musim ini tidak lepas dari keterbatasan dalam pembenahan skuad, khususnya di putaran kedua.
“Saya cukup kecewa. Pada 2023 kami berhasil, tapi musim ini tidak. Ada keterbatasan, terutama dari sisi anggaran,” tutupnya.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
