13 Masjid Ramah Pemudik Disiapkan di Lamongan, Jadi Tempat Istirahat Musafir Lebaran

Abdul Wakhid
Masjid Namira di Desa Jotosanur, masjid ikonik di Lamongan yang disiapkan sebagai salah satu masjid ramah pemudik pada arus mudik 2026. (Foto: Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Sejumlah masjid di Lamongan disiapkan menjadi masjid ramah pemudik. Masjid-masjid ini sebagai titik singgah bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Kantor Kemenag Lamongan, Mukhlisin Mufa, mengatakan program ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar dapat beristirahat dengan nyaman di masjid.

“Program Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bentuk pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para musafir,” ujar Mukhlisin Mufa, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, masjid-masjid yang disiapkan berada di jalur strategis dan dekat dengan jalan poros nasional sehingga mudah diakses oleh para pemudik yang melintas di wilayah Lamongan.

Beberapa masjid yang masuk dalam program tersebut antara lain Masjid Al-Huda Bedahan Babat, Masjid Nur Islam Sedayulawas Brondong, Masjid At-Ta’awun Deket, Masjid Asy-Syifa’ Lamongan Kota, Masjid Baitul Mu’min Mantup, Masjid Darul Falah Modo, Masjid Miftahul Falah Ngimbang, Masjid Namira Tikung, Masjid Al-Abror Paciran, Masjid At-Taqwa Paciran, Masjid Darul Mukhlisin Pucuk, Masjid Ash Sholihin Sukodadi, serta Masjid Darussalam Turi.

Masjid-masjid tersebut disiapkan untuk memberikan layanan dasar bagi pemudik seperti tempat salat, toilet bersih, tempat wudu, serta area parkir yang aman. Sejumlah masjid juga menyediakan ruang istirahat bagi musafir yang ingin melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.

Mukhlisin berharap para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk beribadah sekaligus memulihkan kondisi selama perjalanan mudik.

“Harapannya para pemudik bisa berhenti sejenak untuk beribadah atau beristirahat agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” katanya.

Ia juga mengimbau pengurus masjid dan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan serta keamanan fasilitas agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pemudik.

Secara nasional, Kementerian Agama RI juga menginisiasi program Masjid Ramah Pemudik melalui gerakan Ekspedisi Masjid Indonesia 2026 dengan menyiapkan sekitar 6.859 masjid di berbagai jalur mudik yang difungsikan sebagai tempat transit dan dibuka selama 24 jam.

Masjid-masjid tersebut diharapkan menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat ibadah yang bersih, air minum, ruang istirahat, hingga pengisian daya ponsel bagi pemudik. Sejumlah masjid bahkan menyediakan takjil gratis bagi pemudik saat waktu berbuka puasa selama Ramadan.

Editor : Abdul Wakhid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network