SLEMAN, iNewsLamongan.id - Persela Lamongan menatap laga tandang kontra PSS Sleman dengan penuh optimisme. Jelang pertandingan lanjutan Championship 2026 yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026), pelatih kepala Persela Bima Sakti memastikan kondisi tim semakin solid, seiring bergabungnya sejumlah pemain anyar.
Dalam Pre-Match Press Conference (PMPC), Bima Sakti menyampaikan rasa syukurnya atas kedalaman skuad Persela yang kini kian lengkap. Menurutnya, kehadiran pemain baru membuat opsi permainan semakin variatif dan meningkatkan daya saing tim.
“Alhamdulillah, pemain kami sudah semakin lengkap. Kedalaman tim membaik dan saya yakin semua pemain siap memberikan yang terbaik besok sore,” ujar Bima Sakti.
Meski demikian, pelatih berusia 48 tahun itu tetap memberikan respek penuh kepada PSS Sleman yang dinilainya sebagai tim kuat dengan pengalaman berlaga di level atas. Ia menegaskan Persela harus bekerja ekstra keras untuk mencuri poin di kandang Elang Jawa.
Bima Sakti juga menyoroti faktor emosional laga di Maguwoharjo yang memiliki nilai historis baginya. Stadion tersebut menjadi saksi keberhasilannya membawa Timnas Indonesia U-16 meraih gelar juara pada 2022 lalu.
“Aura stadion ini berbeda bagi saya. Maguwoharjo punya sejarah tersendiri. Tapi sekarang fokus saya adalah membawa Persela tampil maksimal,” tegasnya.
Terkait adaptasi pemain anyar, Bima menilai proses chemistry berjalan positif. Mayoritas pemain baru berasal dari klub Liga 1 dan Liga 2, sehingga tak mengalami kendala berarti dalam beradaptasi dengan tim.
“Mereka cepat menyatu dengan pemain lain. Kontribusinya akan sangat penting untuk Persela,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persela Hambali Tolib menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi mental dan fisik yang siap tempur. Kemenangan Persela atas PSS Sleman pada pertemuan sebelumnya di Stadion Surajaya menjadi modal kepercayaan diri tersendiri.
“Sebagai pemain, kami sangat termotivasi. Kemenangan di laga sebelumnya jadi tambahan kepercayaan diri. Apapun strategi yang diberikan coach, akan kami jalankan 100 persen,” kata Hambali.
Hambali juga menilai atmosfer laga tandang dengan dukungan suporter tuan rumah justru menjadi tantangan positif yang dapat memacu semangat juang tim.
“Bermain away dengan tekanan suporter itu jadi motivasi tambahan buat kami. Ini hal positif untuk berkembang,” ujarnya.
Menatap ketatnya persaingan grup Championship 2026, Bima Sakti menilai peluang Persela untuk bersaing di papan atas masih sangat terbuka.
“Persaingan di grup sangat ketat. Selisih poin tidak jauh, peluang untuk lolos masih terbuka lebar,” pungkasnya.
Editor : Abdul Wakhid
Artikel Terkait
