Ruy Arianto Pilih Persela demi Menuntaskan Mimpi Sang Kakek
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Impian yang tak sempat diwujudkan seorang ayah akhirnya terbayar di generasi berikutnya. Rekrutan anyar Persela Lamongan, Ruy Arianto, mengaku keputusannya bergabung dengan Laskar Joko Tingkir bukan semata soal karier, melainkan untuk menuntaskan mimpi sang kakek yang sejak lama ingin melihat keluarganya mengenakan seragam Persela.
Di balik kepindahan Ruy Arianto ke Persela Lamongan, tersimpan kisah emosional yang telah diwariskan lintas generasi. Bergabung dengan Laskar Joko Tingkir menjadi cara Ruy mewujudkan impian almarhum kakeknya yang tak pernah tercapai.
Meski lahir dan besar di Surabaya, Ruy memiliki ikatan kuat dengan Lamongan. Ayahnya merupakan putra asli Babat yang merantau ke Surabaya sejak 1992. Kecintaan sang ayah terhadap Persela pun diwariskan dari almarhum kakeknya.
Semasa hidup, sang kakek bercita-cita melihat putranya menjadi pemain Persela. Namun keinginan itu tak pernah terwujud hingga akhirnya kesempatan tersebut datang kepada Ruy.
"Sebenarnya kalau faktor banyak sih. Di satu sisi bapak kan asli Lamongan. Terus juga almarhum embah dulu ingin lihat bapak bisa main di Persela, tapi tidak kesampaian. Akhirnya ada kesempatan besar ini, akhirnya saya ambil," kata Ruy, Jumat (3/7/2026).
Selain faktor keluarga, Ruy mengungkapkan kehadiran pelatih Bima Sakti turut menjadi alasan utama menerima tawaran Persela. Keduanya pernah bekerja sama saat Bima menangani Timnas Indonesia U-16.
"Coach Bima sendiri benar-benar ingin bekerja sama lagi dengan saya. Saya juga punya misi membantu Coach Bima agar sukses membawa Persela berprestasi," ujarnya.
Mengenakan jersey biru muda Persela menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemain berusia muda tersebut. Baginya, Persela bukan sekadar klub baru, tetapi tim yang selama ini memiliki tempat istimewa di hati keluarganya.
"Bangga sekali. Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari Persela. Saya tahu Persela tim besar, tim bagus, banyak mengorbitkan pemain-pemain bintang. Memang dari dulu saya juga ingin membela tim daerah asal bapak," ungkapnya.
Keputusan itu pun langsung mendapat restu penuh dari sang ayah. Menurut Ruy, keluarganya sangat bahagia karena akhirnya ada anggota keluarga yang berhasil mewujudkan impian lama membela Persela Lamongan.
"Langsung seratus persen oke. Selain karena Persela, bapak juga melihat sosok Coach Bima. Beliau yang banyak membimbing saya di Timnas U-16, membentuk saya menjadi pemain profesional dan lebih mengerti dunia sepak bola. Karena itu saya ingin membantu Coach Bima di sini. Bapak dan saya sama-sama senang bisa berada di Persela," tuturnya.
Editor : Abdul Wakhid