Bukan Pemain Bintang, Ini Kekuatan Utama Persela Menurut Hendro Siswanto
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Di tengah proses melengkapi komposisi skuad untuk menghadapi Championship 2026/2027, Persela Lamongan ternyata sudah memiliki modal penting yang diyakini mampu menjadi kekuatan utama. Bagi sang kapten, Hendro Siswanto, fondasi tim yang tetap terjaga jauh lebih berharga dibanding sekadar mengumpulkan pemain-pemain berlabel bintang.
Menurut Hendro, keberadaan sejumlah pemain yang dipertahankan dari musim lalu membuat proses adaptasi berjalan lebih mudah. Chemistry antarpemain telah terbentuk sehingga tim tidak perlu memulai semuanya dari awal.
"Pertama, tim ini sudah punya pondasi yang kuat. Ada beberapa pemain yang bertahan dari musim lalu. Itu menjadi modal yang bagus, karena kami tidak membutuhkan banyak penyesuaian lagi. Saya berharap musim ini Persela bisa lebih baik dan lebih kompak," kata Hendro, Jumat (26/6/2026).
Gelandang asal Tuban tersebut juga mengapresiasi suasana kondusif yang mulai dibangun manajemen baru Persela. Menurutnya, iklim kekeluargaan yang tercipta akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas tim sepanjang kompetisi.
"Manajemen yang baru saya rasa sangat bisa membawa tim menjadi lebih kondusif lagi. Itu tentu akan sangat membantu perjalanan tim selama kompetisi nanti," ujarnya.
Lebih jauh, Hendro menegaskan bahwa kekompakan merupakan identitas yang harus dimiliki Persela. Ia meyakini tim yang solid akan lebih sulit dikalahkan, meskipun tidak dihuni pemain-pemain dengan nama besar.
"Karena sebuah tim itu mau pemainnya bagus atau biasa-biasa saja, akan menjadi tim yang kuat ketika tim ini kompak, punya rasa memiliki, kekeluargaannya lebih erat lagi," ucapnya.
Kapten Laskar Joko Tingkir itu juga menitipkan pesan kepada seluruh pemain anyar agar tidak sekadar datang untuk bermain dan menerima gaji. Hendro berharap setiap pemain memiliki rasa memiliki terhadap klub sehingga terdorong memberikan kontribusi maksimal.
"Saya berharap pemain-pemain baru yang datang punya rasa memiliki terhadap Persela. Sehingga mereka punya tanggung jawab masing-masing kepada klub. Jadi tidak sekadar bermain atau sekadar menerima gaji, tetapi punya motivasi besar untuk membawa Persela ke arah yang lebih baik," pungkasnya.
Editor : Abdul Wakhid