Dishub Lamongan Petakan Titik Rawan Macet dan Banjir Jelang Mudik Lebaran 2026
LAMONGAN, iNewsLamongan.id - Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan mulai memetakan sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Persiapan ini dilakukan bersama aparat kepolisian untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengatakan pihaknya terus menjalin koordinasi dengan Polres Lamongan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan lalu lintas saat puncak mudik dan arus balik.
Menurutnya, beberapa ruas jalan di Lamongan menjadi perhatian khusus karena berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. Salah satunya adalah dua perlintasan kereta api yang berada di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Selain itu, masih adanya sejumlah perlintasan rel tanpa palang pintu juga menjadi perhatian serius. Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, Dishub mendapatkan dukungan dari PT Kereta Api Indonesia dalam upaya pengamanan di sejumlah titik perlintasan tersebut.
Faktor lain yang diwaspadai adalah potensi gangguan akibat bencana banjir. Saat ini beberapa ruas jalan di jalur Sukodadi–Paciran, terutama di wilayah Kecamatan Karanggeneng, masih rawan tergenang air. Jalur ini diketahui juga menjadi lintasan layanan transportasi publik Trans Jatim Bus Rapid Transit.
Selain itu, Dishub juga menyoroti kemungkinan peningkatan volume kendaraan di Jalan Lingkar Utara (JLU) yang diperkirakan akan dimanfaatkan sebagai jalur alternatif apabila jalur utama mengalami kepadatan saat arus mudik.
Keberadaan pasar tumpah juga menjadi perhatian, terutama di kawasan Pasar Babat. Untuk mencegah kemacetan, Dishub bersama Satlantas Polres Lamongan akan melakukan penertiban parkir di sekitar area pasar.
“Area pasar akan disterilkan dari kendaraan yang parkir di bahu jalan agar arus lalu lintas tetap lancar,” ujar Dianto Kamis (12/3/2026).
Pemerintah daerah berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan serta selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Editor : Abdul Wakhid