get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Duel Persiku, Persela Andalkan Kedalaman Skuad Lini Depan

Motor Terpental 30 Meter, Lansia Babat Meninggal di Lokasi Tabrakan Kereta

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:48 WIB
header img
Petugas dan warga berada di lokasi kejadian usai mengevakuasi korban. (Foto: Istimewa)

BABAT, iNewsLamongan.id - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden tersebut berlangsung di jalur KA KM 165+2/3 atau PJL 264. Saat itu, Kereta Api Kereta Api Sembrani nomor 39 melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta melalui jalur hilir (rel utara).

Berdasarkan keterangan saksi berinisial M yang berada di lokasi, korban berinisial K (66), warga Desa Gembong, Babat, melintas dari arah utara ke selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi W 25xx ZA. Di bagian belakang motor, korban membawa ronjot atau tempat barang.

Saksi mengaku telah berteriak memperingatkan korban dalam bahasa Jawa, “Min, awas onok sepur!” Namun, diduga korban tidak mendengar peringatan tersebut dan tetap melaju melintasi rel.

Tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras membuat korban bersama sepeda motornya terpental sekitar 30 meter dari titik kejadian. Kendaraan mengalami kerusakan parah, sementara korban meninggal dunia di lokasi.

Meski sempat terjadi benturan, rangkaian kereta hanya mengalami kerusakan ringan dan tetap melanjutkan perjalanan.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H. bersama anggota Polsek Babat dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah proses identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Karangkembang.

Melalui Kasi Humas Polres Lamongan, kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintas di perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu maupun penjaga resmi.

Pengendara diminta untuk memperlambat laju kendaraan, berhenti sejenak sebelum melintasi rel, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas dari kedua arah. Disiplin dan kewaspadaan dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

Editor : Abdul Wakhid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut