Raih Omzet Rp 10 Juta Perbulan dari Kerajinan Pelepah Pisang

LAMONGAN, iNews.id - Gedebok (batang pisang) selama ini hanya dianggap sampah. padahal jika mengasah kreatifitas pelepah pisang ini bisa menjadi beraneka karya eksotik.
Seperti yang dilakukan Khoirul Anam (32) karena daya imajinasinya warga Desa Trepan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan ini mampu ‘menyulap’ gedebog pisang menjadi bermacam jenis kerajinan. Tidak hanya menjadi sumber ekonomi keluarga namun juga bisa memberikan lapangan kerja bagi warga sekitar.
“Awalnya karena rasa prihatin melihat banyaknya batang pisang yang dibuang sembarangan disepanjang tanggul desa,” ujar Anam kepada I News.Id, Rabu ( 29/6).
Dari kenyataan tersebut muncul niatan memanfaatkan batang pisang sehingga bisa lebih bermanfaat. Apa yang menjadi keinginan pria kelahiran 10 Februari 1990 itu mendapat respon positif dari PT Semen Gresik yang kemudian mengirim dirinya bersama 20 orang warga mengikuti pelatihan kerajinan pelepah pisang di Kulonprogo, Jawa Tengah.
Dari pelatihan tersebut Anam menguasai ketrampilan memanfaatkan pelepah pisang menjadi beraneka jenis kerajinan bernilai jual tinggi, beraneka jenis kerajinan berbahan baku pelepah pisang diciptakan seperti asbak, wadah Alat Tulis Kantor (ATK), tempat pensil, kopyah, souvenir dan lainnya. Hasil kreasinya tersebut dijual melalui cara online.
“Tidak mengira kalau hasil produksi saya bisa diterima pasar. Banyak pesanan yang datang dari luar daerah,” terang bapak satu anak beristrikan Nur Khoirul Latifah itu.
Tidak hanya itu melihat bentuk kerajinannya yang terbilang unik dan eksotik banyak pelanggan yang kemudian meminta menjadi reseller dan untuk bisa melayani banyaknya pesanan Anam dibantu lima orang karyawan.
Produksi kerajinan berbahan baku pelepah pisang. (Foto : iNews.id/Totok Martono)
Sudah belasan jinis kerajinan pelepah pisang yang di ciptakan Anam. Harga yang dibandrol terhitung murah dibandingkan proses pembuatan yang rumit.
Harga kerajinan berlabel Ibana Craf antara Rp 1500 hingga Rp 150 ribu tergantung dari model dan tingkat kerumitan. Dari belasan kreasinya diakui Anam yang paling laris yaitu kopyah dan souvenir.
“saat bulan ramadhan hingga idul fitri pesanan kopyah bisa mencapai ratusan. Sedang souvenir biasanya laris manis saat musim hajatan pernikahan,” imbunya lagi. dari hasil penjualan Amin mengaku bisa mendapatkan penghasilan Rp 8-10 juta perbulannya.
Produksi Ibana Craf saat ini telah menjadi produk unggulan Desa Trepan. Anam sering menjadi duta diberbagai even pameran diberbagai kota besar seperti di Surabaya, Bali, Jakarta dan kota lainnya.“
Harapan saya kerajinan pelepah pisang bisa semakin berkembang dan memasyarakat. Selain mengatasi persoalan limbah, pelepah pisang bisa menjadi sumber mata pencaharian yang menjanjikan,” tandasnya bangga.
Editor : Prayudianto